“Pemulihan cepat ini adalah bukti kepemimpinan kuat dan kerja tim yang solid di lapangan.”
[C.W. Wicaksono]
- SKK Migas beri penghargaan atas percepatan pemulihan produksi oleh Pertamina EP Rantau dan Pangkalan Susu Field
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah operasi hulu migas di Aceh Tamiang pada akhir tahun lalu sempat melumpuhkan produksi secara drastis. Namun, dalam waktu relatif singkat, upaya pemulihan yang terstruktur dan kolaboratif berhasil mengembalikan sebagian besar kapasitas produksi.
Atas capaian tersebut, SKK Migas memberikan apresiasi kepada jajaran Pertamina EP yang dinilai sigap dan tangguh dalam menghadapi krisis.
SATUAN Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberikan penghargaan kepada Pertamina EP Rantau Field dan Pangkalan Susu Field atas keberhasilan percepatan pemulihan produksi pascabanjir besar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), C.W. Wicaksono, pada Rabu, 8 April 2026 lalu, di lokasi operasional Pertamina EP Rantau Field.
Wicaksono menyampaikan, pemulihan operasional yang dilakukan kedua wilayah kerja tersebut tergolong cepat dan melampaui ekspektasi. Target pemulihan yang semula diproyeksikan selama satu tahun, berhasil dicapai hanya dalam waktu tiga bulan.
“Keberhasilan pemulihan operasional yang cepat ini merupakan hasil dari kepemimpinan yang kuat serta kerja sama tim yang solid di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dedikasi tim tidak hanya terlihat dalam aspek teknis pemulihan fasilitas produksi, tetapi juga dalam kepedulian terhadap keselamatan pekerja serta kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasi.




