Pengusaha Buah Kelapa, Toke Man: Kita Ciptakan Lapangan Kerja bagi Kaum Hawa

Rabu, 26 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kaum ibu saat dijumpai oleh awak media dilokasi Take Man.

Kaum ibu saat dijumpai oleh awak media dilokasi Take Man.

Harapan Buruh Perempuan untuk Dukungan Pemerintah

Nuraini, salah satu pekerja perempuan di gudang Rahman, berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan kesejahteraan buruh perempuan di sektor ini.

Menurutnya, keberadaan usaha seperti milik Toke Man sangat membantu ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Kami berharap pemerintah Aceh dan Kabupaten Bireuen menarik lebih banyak investor di bidang kelapa agar lapangan kerja semakin luas. Selain itu, kami juga butuh perhatian dari dinas terkait untuk membantu penyediaan seragam kerja serta alat pengolahan yang lebih modern,” ujar Nuraini.

BACA JUGA...  Gelapkan Dana Penjualan Joyday, HDR Dilapor ke Polisi

Saat ini, para pekerja menerima upah berdasarkan jumlah kelapa yang diolah, dengan kisaran Rp500 per kilogram. Jika bekerja penuh dalam sehari, mereka bisa mendapatkan Rp100.000, sementara setengah hari sekitar Rp30.000 hingga Rp50.000.

“Alhamdulillah, meski masih manual, pekerjaan ini sangat membantu perekonomian keluarga. Kami bisa membeli beras dan kebutuhan sekolah anak-anak. Bahkan, beberapa rekan kami yang suaminya sudah meninggal atau tidak mampu bekerja juga bergantung pada pekerjaan ini,” pungkasnya.

BACA JUGA...  Raih Penghargaan Tingkat Nasional, Bank Aceh Terus Berkolaborasi dan Dipuji Bobby

Dengan adanya usaha seperti yang dijalankan oleh Toke Man, diharapkan semakin banyak lapangan kerja yang terbuka bagi masyarakat, khususnya perempuan di Bireuen, sehingga kesejahteraan ekonomi bisa meningkat secara berkelanjutan.(Iqbal)

Berita Terkait

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga
Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan Masuki Tahap Finishing, Segera Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga
Pasar Tani “Aceh Road Show” Tawarkan Harga Komoditas Murah
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:36 WIB

FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:32 WIB

Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:20 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM

PEMERINTAHAN

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:06 WIB

Penulis buku Hukum Erlizar.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Erlizar Rusli Kupas Hukum

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:55 WIB