MENYUSURI PUING, MENGGENGGAM HARAPAN

Armia Pahmi dan AHY

Di belakangnya, para petugas terus lalu-lalang, menyusun logistik, dan menyiapkan jalur evakuasi. Kehadiran Menko AHY menjadi angin segar di hari-hari penuh kelelahan itu.

JEJAK LUMPU DI KOTA LINTANG

SATU hari setelah kunjungan AHY, Desa Kota Lintang masih dipenuhi lumpur dan puing. Serda Defril, Babinsa setempat, memandu alat berat untuk membuka akses utama yang tertutup kayu-kayu besar.

BACA JUGA...  DALAM DEKAPAN SUNYI; Investigasi Dua Pekan Aceh Terisolir dan Suara Keras Nasir Djamil

“Kalau tak dibersihkan cepat, warga tak bisa lewat. Bantuan pun terhenti,” ujarnya.

Bupati Armia turut meninjau langsung lokasi tersebut. Ia berjalan pelan menyusuri jalan becek, melihat material sisa banjir yang berserakan.

“Tidak ada pemulihan tanpa akses. Kita pulihkan dari tempat yang paling terisolir,” katanya kepada petugas.

Pemulihan Aceh Tamiang dimulai dari hal kecilb satu akses yang terbuka, satu jembatan yang tersambung, satu jalan yang kembali dilalui.

BACA JUGA...  Masjid di Tamiangpun Ikuti Prokes

MENYALAKAN HIDUP DI RUMAH SAKIT YANG SEMPAT MATI

SALAH satu momentum paling penting terjadi ketika RSUD Muda Sedia kembali beroperasi pada 9 Desember 2025. Rumah sakit itu sempat lumpuh total: IGD tidak bisa menerima pasien, alat medis rusak, jaringan listrik terputus, dan layanan rawat inap berhenti total.

Bupati Armia tahu, ini tidak bisa menunggu. “Kami telah memastikan RSUD kembali beroperasi. Masyarakat tidak perlu khawatir…,” ujar beliau.