example banner

oleh

Masjid di Tamiangpun Ikuti Prokes

example banner

example banner

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Hampir seluruh fasilitas umum di kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) yang diberlakukan secara nasional berdasarkan aturan.

Tak terkecuali Masjid-Masjid yang ada di Aceh Tamiang, juga mengikuti aturan tersebut, diantaranya, Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci tangan.

Begitu yang tergambar di Masjid Syuhada, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru. Senin, 21 Desember 2020. Pada makmum sebelum berwudhuk diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu.

Hal itu diakui Agus 25 tahun, saat melaksanakan shalat zuhur, disetiapkran tempat berwudhuk sudah disedia cairan antiseptik atau sanitizer yang disediakan manajemen Masjid.

“Tidak hanya di Masjid ini saja, tetapi semua Masjid besar di Aceh Tamiang, sudah menyediakan sanitizer ditempat berwudhuknya, kalau mushalat satu tempat saja, sebab zama’ahnya tidak banyak seperti di Masjid,” Kata Agus  pada mediaaceh.co.id.

Data lapangan memperlihatkan betapa, seluruh komponen di Kabupaten Aceh Tamiang sudah mengikuti prokes untuk mencegah dan memutuskan matarantai penyebaran Covid19.

Dengan mengikuti prokes, selain terjaga kebersihannya, setiap kran air wudhu di Masjid kebanggan warga Desa Bundar ini sudah dilengkapi tempat sabun khusus.

“Kita lebih aman dan nyaman rasanya Salat di Masjid ini, karena sebelum berwudhu, cuci tangan dulu pakai sabun yang disediakan. Kita kan, tidak tahu sehabis beraktivitas ada bakteri atau virus yang menempel di tangan,” ujar Agus.

Ia menuturkan, tempat sabun-nya juga dibuat khusus di masing-masing kran air, sehngga tidak terkesan ‘keroyokan’ pakai sabun. “Lebih simpel dan higienis untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri di masa pandemi saat ini,” tutur musafir ini.

Datok penghulu (kades) Desa Bundar, Almahdar menyatakan, protokol kesehatan Covid-19 di setiap fasilitas umum di desanya sudah diterapkan sejak bulan April 2020 lalu. Kemudian sejak diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Tamiang Nomor: 30/2020 tentang peningkatan penanganan Covid-19. “Jadi partisipasi kami pihak desa untuk penanganan Covid-19 secara menyeluruh terhadap fasilitas umum termasuk rumah ibadah yang ada di Desa Bundar,” kata Tok Al sapaan akrab datok Desa Bundar ini.

Menurutnya, selain dibantu Tim Satgas Covid-19 Aceh Tamiang, perlengkapan prasarana di fasilitas umum juga diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Bundar. Sebab, sebut Almahdar, dana desa tahun anggaran 2020 memang difokuskan untuk penanganan Covid-19 di antaranya, prokes di fasum-fasum termasuk untuk Bansos BLT bagi warga tidak mampu yang terdampak Covid-19.

“Prokes Covid-19 disetiap fasilitas umum rumah ibadah itu wajib, agar warga lebih aman dan nyaman saat beribadah. Ini juga sebagai upaya pemerintah mengajak warga beradaptasi menghadapai kehidupan normal baru,” tukasnya. (*)

 

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..