Menikmati Sanger di Tengah Laut, Wisata Senja Ulee Lheue yang Kian Diminati di Banda Aceh

Jumat, 29 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (MA) – Menikmati secangkir kopi sanger di warung kopi mungkin sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Aceh. Namun, bagaimana jika kopi khas Tanah Rencong itu disajikan di atas kapal yang berlayar perlahan di tengah laut, ditemani semilir angin sore dan panorama matahari terbenam yang memukau?

BACA JUGA...  Pantai Bantayan: Destinasi Wisata Islami di Ujung Timur Aceh Utara yang Memukau

Pengalaman unik tersebut kini dapat dinikmati melalui wisata “Kopi Senja Ulee Lheue”, sebuah konsep wisata bahari yang menggabungkan budaya ngopi khas Aceh dengan keindahan perairan Kota Banda Aceh. Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas ini mulai menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin merasakan suasana berbeda saat menikmati kopi.

BACA JUGA...  Di Makam Tgk Chik Empee Trieng, Kadisbudpar Aceh: Mari Kita Galakkan Aksi Meuseuraya

Berlokasi di Dermaga Ulee Lheue, wisata ini menawarkan perjalanan santai menggunakan kapal selama sekitar satu jam mengelilingi perairan pesisir Banda Aceh. Dengan biaya sekitar Rp50 ribu per orang, pengunjung sudah mendapatkan satu cup kopi sanger sekaligus pengalaman menikmati panorama laut saat senja.

Begitu kapal meninggalkan dermaga, suasana kota perlahan berganti dengan hamparan laut yang tenang. Deburan ombak, hembusan angin laut, serta siluet perbukitan di kejauhan menciptakan suasana yang menenangkan. Menjelang petang, langit mulai berubah warna menjadi gradasi jingga, merah, hingga keemasan, menghadirkan pemandangan yang menjadi daya tarik utama wisata ini.

BACA JUGA...  Menghadapi Pilpres 2019, RPS Terus Bangun Kekompakan

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB

Foto : Ilustrasi AI

PERISTIWA

Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:34 WIB

Jubir Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:05 WIB

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB