MENAGIH KEPASTIAN DI TANAH PENGUNGSIAN

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Ilustrasi foto Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Ilustrasi foto Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Sawah terendam. Aktivitas ekonomi tersendat. Anak-anak kehilangan ruang belajar yang stabil.

Huntara menjadi simbol fase transisi. Ia bukan solusi akhir, tetapi penanda bahwa negara hadir.

Di hadapan Mendagri saat itu, Armia menyampaikan bukan hanya progres pembangunan, melainkan juga pesan moral; bahwa ribuan kepala keluarga menunggu kepastian.

ANGKA ITU KINI MENJADI UKURAN

BACA JUGA...  25 Gudep Ikut Pesta Siaga Gerakan Pramuka Kwarcab Abdya

LAPORAN itu mungkin terdengar administratif. Namun di baliknya ada kegelisahan yang nyata.

Empat ribu delapan puluh satu unit huntara. Angka itu kini menjadi ukuran komitmen negara terhadap korban bencana di Aceh Tamiang. Sebagian telah berdiri.

Sebagian masih dalam progres. Sebagian lainnya terhambat oleh kerumitan data.

Di ruang rapat yang berpendingin udara, angka-angka itu mungkin tampak rasional. Tetapi di tanah pengungsian, setiap angka adalah keluarga yang menanti.

BACA JUGA...  Memasuki Hari Ke-4,Satgas TMMD Kodim 0207/Sml Genjot Renovasi RTLH

Armia Pahmi memilih berbicara lugas, meminta percepatan, menjaga akurasi, dan memohon pengertian. Di tengah tarikan antara regulasi dan urgensi, ia mencoba berdiri di garis keseimbangan.

Sebab pada akhirnya, pemulihan bukan sekadar soal berapa unit yang terbangun, melainkan seberapa cepat harapan bisa kembali ditegakkan di atas fondasi yang sempat runtuh. []

BACA JUGA...  Kejamnya Oknum Dewan Pijay, Usir Pengungsi Dari Komplek Mesjid

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB