MENAGIH KEPASTIAN DI TANAH PENGUNGSIAN

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

[Ilustrasi foto Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

[Ilustrasi foto Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Angka ini bukan sekadar statistik. Ia adalah representasi dari ribuan keluarga korban bencana ekologis dan geometeorologi yang kehilangan rumah akibat banjir dan dampak lingkungan ekstrem.

JANGAN DI-HOLD

DI FORUM KALA ITU, Armia tidak berputar-putar. Ia meminta agar pembangunan 3.081 unit yang masih berproses tidak mengalami penundaan atau “di-hold”.

“Kami berharap tidak ada yang di-hold. Sebanyak 3.081 unit huntara ini adalah kebutuhan primer masyarakat korban bencana. Mereka tidak bisa menunggu terlalu lama,” ujarnya tegas.

Bagi pemerintah daerah, keterlambatan bukan hanya persoalan administrasi. Setiap hari tambahan di pengungsian berarti beban psikologis yang kian berat.

BACA JUGA...  SUSUNAN REDAKSI

Anak-anak tumbuh tanpa ruang belajar yang layak. Lansia bertahan dalam kondisi yang jauh dari ideal. Dan musim hujan berikutnya selalu menjadi bayang-bayang ancaman.

Armia tampak sadar, percepatan tanpa akuntabilitas bisa menjadi bumerang. Namun perlambatan tanpa alasan jelas juga berisiko memperpanjang penderitaan warga.

DATA YANG BERLIKU

JIKA pembangunan fisik menghadapi tantangan teknis, maka pembangunan administratif menghadapi kerumitan yang tak kalah pelik.

BACA JUGA...  Pejabat Kemenkumham Kunjungi Polda Aceh

Melalui BPBD Aceh Tamiang, pemerintah daerah saat ini masih menjalankan proses Verifikasi dan Validasi (Verval) Tahap I. Dalam proses itu, ditemukan sejumlah persoalan; [data ganda, status Tidak Memenuhi Kriteria (TMK), sanggahan dari warga, hingga ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan NIK pada Kartu Keluarga].

Berita Terkait

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB