LASKAR Desak Polres Nagan Raya Terkait Dugaan Pemalsuan Ini

Senin, 31 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum LASKAR Teuku Indra Yoesdiansyah SKM., SH.

Ketua Umum LASKAR Teuku Indra Yoesdiansyah SKM., SH.

NAGAN RAYA, (MA) – Polres Nagan Raya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pemalsuan ijazah yang diduga telah dilakukan oleh Darmisar, Keuchik Desa Kabu, Kabupaten Nagan Raya.

Kasus itu dilaporkan oleh Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR), beberapa waktu lalu.

Saat ini, LASKAR mengaku telah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP), dalam surat itu dijelaskan bahwa Penyidik Satreskrim Polres Nagan Raya telah memeriksa Terlapor dan Saksi yang dibutuhkan untuk mendapatkan beberapa keterangan terkait dugaan pemalsuan ijazah tersebut.

“Kita sudah mendapat surat SP2HP dari pihak Polres Nagan Raya, yang telah memeriksa Terlapor dan saksi, kita apresiasi kinerja para penyidik Satreskrim Polres Nagan Raya,” ungkap Ketua Umum LASKAR Teuku Indra Yoesdiansyah SKM., SH., kepada media lewat rilisnya, Senin 31 Oktober 2022.

BACA JUGA...  Aneh, Katanya Diusung PA, Kok Bupati Ruslan Lamar Ke Demokrat, Ada Apa?

Namun, pihaknya juga mendesak kepada Penyidik Satreskrim Polres Nagan Raya untuk segera menetapkan Tersangka dalam kasus ini, jika memang sudah memenuhi unsur dugaan pemalsuan ijazah, sambungnya.

Teuku Indra juga berharap, setelah penetapan Tersangka, Satreskrim Polres Nagan Raya harus langsung menahan pelaku agar tidak berupaya merusak atau menghilangkan barang bukti ucapnya.

Sebagai mitra dalam hal Penegakan hukum, LASKAR terus mendukung dan mendorong Kepolisian untuk bertindak sesuai hukum yang berlaku, tanpa takut terhadap intervensi kekuatan politik tertentu dan oknum masyarakat.

Karena menurut LASKAR, Kepolisian tidak boleh tunduk dan kalah dengan penjahat,”Selama ini LASKAR menilai penyelesaian kasus tindak pidana di Polres Nagan Raya begitu cepat dan sangat baik, karena itu, jangan hilangkan kepercayaan publik,” ujarnya.

BACA JUGA...  Polri Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Longsor

LASKAR juga mengaku telah mendapat informasi dari sumber terpercaya, bahwa pihak PKBM Geunaseh Hate, tidak pernah mengeluarkan ijazah pada tahun 2017/2018 atas nama Terlapor.

LASKAR telah melakukan investigasi dan mendapatkan keterangan yang dapat dipercaya dari pihak terkait bahwa ijazah itu diduga kuat palsu.

“Kalau terbukti ijazah itu palsu, ini sungguh merupakan aib yang sangat memalukan, bagaimana bisa seorang tokoh masyarakat begitu tega menipu masyarakatnya dan negara demi jabatan, kalau negara saja ditipu apalagi masyarakat biasa, dan berbagai tindak tanduk lainnya, tentu saja tidak dapat dipercaya lagi, termasuk dalam mengelola keuangan desa, maka harus diperiksa juga, jangan-jangan selama ini sarat dengan korupsi,” jelas Ketua Umum LASKAR.

LASKAR juga meminta kepada Pj Bupati Nagan Raya, Ibu Fitriany Farhas, untuk segera menonaktifkan Keuchik tersebut setelah adanya penetapan Tersangka dari Penyidik Satreskrim Polres Nagan Raya.

BACA JUGA...  Kompol M Nuzir Jadi Wakapolres Aceh Tamiang

“Dan membatalkan seluruh SK pergantian aparatur desa yang dilakukan beberapa waktu lalu, karena jika terbukti itu ijazah palsu, maka seluruh surat yang telah dikeluarkan oleh Keuchik Desa Kabu, harus batal demi hukum,” tambahnya.

Teuku Indra mengatakan, jika dugaan pemalsuan ijazah itu terbukti nantinya, maka ini menjadi contoh buruk di Nagan Raya,”Karena itu LASKAR mendesak Polres Nagan Raya mengusut semua pihak yang terlibat dalam dugaan pemalsuan ijazah tersebut,” katanya.

“Bahkan bila diperlukan, seluruh ijazah Keuchik di Kabupaten Nagan Raya harus diperiksa ulang, untuk mengantisipasi kejadian yang sama seperti di Desa Kabu,” tutup Ketua Umum LASKAR.(Manyak).

Berita Terkait

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB