Lahan Tambak Di Paru Keude Akan Direhab

Jumat, 21 April 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEUREUDU[AP]

Lahan tambak milik masyarakat, di Gampong Paru Keude Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) akan direhab, yang sudah lama dibiarkan terlantar oleh masyarakat setempat. “Untuk tahap awal akan dibangun jembatan beton pada sungai yang menghubungkan Gampong Paru Keude menuju ke lahan tambak, yang kondisinya saat ini rusak berat, karena terbengkalai sejak terjadinya bencana tsunami pada tahun 2004 silam,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pidie Jaya (Pijay), Ir. Kamaluddin, saat wawancara dengan Atjeh Press, Kamis (20/4), diruang kerjanya.

Kamaluddin mengatakan, untuk pembangunan jembatan tersebut telah dialokasikan dana sebesar Rp. 1 milyar, yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh tahun anggaran 2018. Jembatan yang dibangun melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Aceh tersebut, telah disetujui dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Aceh di Banda Aceh, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA...  Waled Husaini Sambut Kedatangan UAS di Bandara SIM

“Dengan dibangunnya jembatan di lahan tambak itu, maka akan mudah untuk merehab tambak yang luasnya 48 hektar tersebut, agar bisa berfungsi kembali lahan milik masyarakat itu, untuk pengembangan budidaya udang dan ikan,” jelas Kamal.

Dengan adanya jembatan yang menghubungi Gampong Paru Keude ke lahan tambak itu, tambahnya, maka berbagai kendaraan, terutama alat berat akan mudah menuju ke tambak untuk melakukan rehab, dan masyarakat pun sudah bisa mengelola tambaknya dengan mudah.

BACA JUGA...  500 Kepala Keluarga Bah Sorma Sudah Menikmati Jalan Bagus

Terkait dengan tudingan, bahwa lahan tambak di Gampong Paru Keude tersebut dibiarkan terlantar, menurutnya itu tidak benar, karena saat ini pihak Pemkab Pijay melalui DKP sedang berupaya untuk merehap kembali tambak itu, guna untuk mengembangkan budidaya udang dan ikan dilahan tambak milik warga yang rusak dan terbengkalai sejak terjadinya bencana tsunami di Aceh.

Ia mengaku, sejak bertugas sebagai Kepala DKP Pijay pada tahun 2014 lalu, kondisi tambak tersebut telah rusak dan terbengkalai sejak bencana tsunami pada Desember 2004 silam. “Sejak saya bertugas di DKP Pijay, tidak ada masyarakat yang mengajukan proposal untuk perbaikan dan rehap lahan tambak tersebut,” katanya.

BACA JUGA...  Apel Pagi di Lokasi TMMD dipimpin Mayor Inf M.S. Sianturi

Pembangunan jembatan tersebut awal dari proses rehab tambak di Gampong Paru Keude, yang merupakan sumber perekonomian masyarakat, dan juga sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Pijay.

Ia juga mennyebutkan, selain merehab tambak di Gampong Paru Keude Kecamatan Bandar Baru pada tahun 2018 mendatang, DKP Pijay juga akan membangun kembali Hicheri di Kecamatan Trieng Gadeng, dengan alokasi dana sebesar Rp. 2,5 milyar yang bersumber dari dana Otsus tahun anggaran 2018. Hicheri yang merupakan Balai Benih Multi Species milik Pemkab Pijay tersebut, telah rusak akibat bencana gempa yang menimpa Pidie Jaya pada Desember 2016 lalu.(B/D)

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Senin, 7 Sep 2026 - 19:50 WIB

HUKOM

Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Senin, 7 Sep 2026 - 19:03 WIB

NANGGROE

Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang

Senin, 7 Sep 2026 - 14:30 WIB