​Kritik Denny Charter: Kesepakatan Dagang RI-AS Disetir Kepentingan Amerika

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​1. Risiko Overcapacity dan Beban Utang Baru Penugasan kepada Danantara untuk membeli 50 pesawat Boeing dianggap sebagai langkah spekulatif. Denny menyoroti bahwa industri penerbangan pasca-pandemi beroperasi dengan margin yang sangat tipis.

​”Memaksa maskapai BUMN menelan 50 pesawat baru secara tiba-tiba akan menyebabkan kelebihan pasokan kursi yang merusak yield pendapatan. Ini bukan ekspansi, tapi beban perawatan dan depresiasi aset yang menganggur. Di tengah suku bunga global yang tinggi, beban bunga utang untuk pembelian ini bisa menghancurkan upaya penyehatan neraca keuangan Garuda Indonesia,” tegas Denny.

BACA JUGA...  Kritik Denny Charter, Angka Kepuasan Terhadap Pemerintah 72 Persen Dinilai Tidak Realistis!

​2. Inefisiensi Energi dan ‘Anomali’ Impor
Indonesia saat ini memiliki surplus pasokan gas di wilayah domestik seperti Blok Masela dan Tangguh. Denny mempertanyakan urgensi mengimpor LNG dari AS yang secara logistik jauh lebih mahal dibanding pasokan regional atau domestik.

​”Ini adalah inefisiensi yang dipaksakan secara politis. Jika Pertamina atau PLN harus membeli energi mahal dari AS, pilihannya hanya dua: inflasi meroket karena dibebankan ke rakyat, atau APBN jebol melalui dana kompensasi energi. Ini juga bertolak belakang dengan agenda transisi energi (JETP) kita,” tambahnya.

BACA JUGA...  Peringatan Keras Denny Charter: Danantara Bisa Matikan Kompetesi Sektor Swasta 

Berita Terkait

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Eks GAM Minta Pusat Tepati Janji Damai

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Berita Terbaru

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

PEMERINTAHAN

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:48 WIB

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB