Komisi C DPRK Lhokseumawe Tinjau Pipa Gas Rusak Milik PT PGE

Ketua Komisi C DPRK Lhokseumawe Said Fakhrie dan rombongan meninjau lokasi saluran pipa gas milik PT PGE di Gampong Seunebok, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. [Foto Sugito Tassan | mediaaceh.co.id]

SALURAN PIPA GAS milik PT Pema Global Energi (PGE) yang melintasi Kawasan Gampong Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat. Kota Lhokseumawe; dikabarkan rusak di sejumlah titik.

Jika tidak segera ditangani dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan lebih parah dan bisa membahayakan bagi warga masyarakat yang tinggal di sekitar pipa gas tersebut.

BACA JUGA...  DPRK Banda Aceh Ajak Masyarakat Dukung Penuh PON XXI

Masyarakat di lintasan pipa gas mulai resah, betapa tidak, se waktu-waktu terjadi kebocoran pipa dapat menimbulkan bencana bagi warga masyarakat sekitar, apalagi yang tinggal di Gampong Seunebok tersebut rata-rata petani dan tidak jauh dari jaringan pipa gas itu.

Sepanjang pipa gas yang ditanam di jalur jalan line, saat ini kondisinya sudah ditumbuhi semak belukar, bahkan sebagian lokasi justru menimbulkan penyumbatan parit, alhasil air parit tidak mengalir lancar dan lebih banyak menggenangi kawasan tanaman palawija milik petani.

BACA JUGA...  BIN: Program AMANAH, Legacy Jokowi Untuk Masyarakat dan Anak Muda Aceh

Jika kondisi penghujan, parit tidak mampu lagi menampung debit air, karena tersumbat oleh sampah, sementara warga tidak berani membersihkan parit. Karena ada saluran pipa gas, dampaknya air menggenangi lahan pertanian milik warga, begitu juga rumah penduduk.

Kondisi itu langsung mendapat respon Ketua Komisi C Said Fakhrie. Dia bersama rombongan terjun langsung ke Gampong Seunebok pada titik yang dikeluhkan warga.