Menyambut momen penting Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat kota agar ikut mendukung dan menyukseskan tersebut.
“Mari kita sukseskan bersama demi nama baik Aceh,” ajak Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad belum lama ini.
Acara peluncuran telah resmi dilaksanakan oleh Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Zainudin Amali bersama Gubernur Sumut saat itu, Edy Rahmayadi, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, dan Forkopimda Sumut. Untuk itu, anggota DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad, mengatakan bahwa memiliki harapan besar terhadap ajang olahraga nasional itu yang kali ini tuan rumanya Aceh dan Sumut.
“Kita memiliki harapan besar terhadap PON 2024, Apalagi Banda Aceh sebagai ibu kota Aceh ada banyak venue yang lokasinya di Banda Aceh,” ujar Tuanku Muhammad, Rabu, 7 Februari 2024 lalu.
Ia menjelaskan, sudah seharusnya PON 2024 ini didukung penuh oleh seluruh masyarakat Aceh terutama warga Kota Banda Aceh. Kegiatan ini juga dinilai bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Agar bisa memberikan citra yang baik bagi Aceh ketika PON 2024 bisa berjalan dengan sukses,” katanya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, PON 2024 harus menjadi ajang bagi pengembangan UMKM melalui pemberian akses yang besar bagi pelaku usaha di Aceh.
“Sehingga mereka dapat berkontribusi dalam memperkenalkan setiap usaha yang telah ada di Aceh,” pungkasnya.
Tinjau Renovasi Stadion H.Dimurthala
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh telah meninjau langsung proses renovasi Stadion H.Dimurthala di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Senin (22/1/2024) lalu.
Ketua Komisi III, Irwansyah mengatakan, stadion tersebut salah satu aset Pemko Banda Aceh yang sedang direhab sekaligus masuk salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Aceh-Sumut pada September 2024.
“Stadion H.Dimurthala salah satu yang mendapat perhatian Pemerintah Pusat untuk venue PON,” kata Irwansyah.
Komisi III menilai progres rehab lapangan sudah menunjukkan hasil yang signifikan demi pelaksanaan PON mendatang dan ditargetkan akan selesai sebelum perlombaan olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali itu.
Politisi PKS ini menyebutkan, setidaknya ada tiga stadion dan satu lapangan bagus di Banda Aceh untuk pertandingan bola kaki dan olahraga lain seperti Stadion Harapan Bangsa, Stadion H.Dimurthala, Stadion Unsyiah dan lapangan di Lambung.
Di antara tiga stadion dan lapangan itu dua aset milik Pemko Banda Aceh, yaitu Stadion H.Dimurthala dan lapangan di Lambung, sementara Stadion Harapan Bangsa milik Pemerintah Aceh dan Stadion Unsyiah milik Unsyiah.
Menurutnya, dua aset itu perlu mendapat perhatian Pemko Banda Aceh meski PON nanti pun telah usai. “Sudah bagus dibangun jangan sampai tidak dirawat, Insyaallah saya yakin kita bisa menjaganya dengan baik dan dimaksimalkan fungsinya,” katanya.
Wakil Ketua Komisi III, Teuku Arief Khalifah menyampaikan, ketika Stadion H.Dimurthala selesai direhab dan diserahkan ke Pemko Banda Aceh nantinya harus menjadi sentra pengembangan sektor lain agar dapat dimanfaatkan oleh publik, seperti di depan stadion juga bisa dimanfaatkan oleh publik agar masyarakat ada rasa kepemilikan terhadap bangunan atau aset tersebut.
“Bukan hanya peremajaan saja dapat dilakukan oleh Pemko, tapi publik juga ikut dilibatkan terhadap kegiatan maupun aktivitas yang ada di sekitar stadion ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Banda Aceh, Reza Kamilin, menyampaikan terima kasih kepada Komisi III DPRK Banda Aceh yang ikut meninjau langsung progres renovasi Stadion H. Dimurthala. Lapangan tersebut menjadi salah satu venue PON dan juga ikon Banda Aceh ke depannya.
Reza mengatakan, sesuai SK Gubernur Aceh, dari 33 cabang olahraga (cbor) ada 18 cabor di antaranya dilaksanakan di Banda Aceh.
“Salah satunya digelar di Stadion H.Dimurthala yang sedang direnovasi yang targetnya akan selesai bulan 8,” katanya.
Sesudah perhelatan PON, stadion tersebut juga akan dimaksimalkan fungsinya, apalagi menjadi stadion standar nasional maupun internasional yang bisa digelar event olahraga lainnya.
“Kita juga sudah mewacanakan untuk manage stadion, salah satunya melatih staf Dispora merawat rumput,” ujarnya.
Jadi Ajang Silaturahmi
Anggota DPRK Banda Aceh, Dra Hj Kasumi Sulaiman MM, menyampaikan momentum bersejarah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) diharapkan menjadi ajang silaturahmi hingga menjadi ajang pemersatu seluruh daerah di Indonesia.
“PON ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi seluruh masyarakat Indonesia, apalagi diselenggarakan di dua provinsi sekaligus Aceh dan Sumatera Utara,” kata Dra Hj Kasumi Sulaiman MM belum lama ini.
Dra Hj Kasumi Sulaiman MM berharap seluruh masyarakat Indonesia mensupport dan mendoakan kesuksesan PON XXI 2024 mendatang.
“Ini juga merupakan sejarah karena PON XXI diadakan di dua provinsi. Jadi, mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut,” tuturnya.
Momentum PON XXI 2024 itu diharapkan pula sebagai ajang bersatu dalam membangun bangsa Indonesia di masa depan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi.
“Selain di gelar di dua provinsi, peserta PON XXI juga pertama kali berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Ini pasti ada tantangannya tetapi, saya yakni setelah itu akan menjadi sejarah dan cerita sukses dalam hal kolaboratif action plant. Karena kedepan Indonesia dibangun dengan kebersamaan,” pungkas Dra Hj Kasumi Sulaiman MM.
Seperti diketahui, dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024. Hari Jumat (16/2) siang bulan lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Menpora RI) Dito Ariotedjo bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, dan didampingi Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin meninjau progres pembangunan fasilitas venue.
Venue pertama yang dikunjungi Menpora Dito yakni venue cabang olahraga atletik yang terletak di Sport Center Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara. Terlihat proses pembangunan sedang berjalan baik. Untuk lintasan atletik terlihat sudah selasai, sementara pembangunan tribun penonton dalam proses pembangunan.
Usai meninjau venue atletik, Menpora Dito bersama rombongan meninjau proyek pembangunan Stadion Utama Sumatera Utara. Di situ Menpora Dito mendapat penjelasan dari pihak PUPR terkait proses pembangunannya.
Usai melakukan peninjauan Menpora Dito menyampaikan progres pembangunan beberapa venue untuk PON XXI tahun 2024 Aceh-Sumut berjalan baik.
“Saya bersama Menko PMK, Pak Muhadjir Effendy hari ini ingin melihat langsung progres pembangunan venue untuk PON XXI 2024 Aceh-Sumut, salah satunya Stadion Atletik dan
Stadion Utama yang ada di Sumut Sport Center, Deli Serdang. Semua berjalan baik dan sesuai progres,” kata Menpora Dito.
Sementara Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pembangunan venue atletik dan stadion utama Sumut sudah mencapai 30 persen, dan dirinya optimis Juli akan selesai semua.
“Progres pembangunan stadion atletik dan stadion utama Sumut yang rencananya akan digunakan untuk penutupan PON XXI 2024 sudah mencapai 30 persen. Dan saya optimis Juli sudah selesai,” ujar Muhadjir.
Sumut, akan mempertandingan 34 cabang olahraga, 46 disiplin olahraga, 602 nomor pertandingan. Kabupaten Deli Serdang menjadi yang terbanyak memainkan cabor pada ajang empat tahunan tersebut.
Adapun cabor yang akan dihelat di Deliserdang, yakni, Atletik, Balap Sepeda Road Race, Berkuda, Bermotor, Voli, Bowling, Bulu Tangkis, Cricket, Barongsai, Drumband, Gateball, Hocley, Ju-Jitsu, Karate, Senam, Futsal, Squash, Taekwondo, Wushu dan Pencak Silat diproyeksikan bermain di Kabupaten Deli Serdang.
Kota Medan akan menjadi saksi pertarungan Kabaddi, Tinju, E-Sport, Dancesport, Akuatik, BMX, Biliar, Binaraga, Golf dan Tenis Meja. Sementara Kabupaten Karo akan pertandingan Balap Sepeda MTB (Sepeda Gunung).
Selain itu, Kabupaten Serdang Bedagai akan menyajikan pertandingan Bola Voli Pasir, Kota Siantar akan memainkan pertandingan Kick Boxing serta Kabupaten Toba juga akan memainkan pertandingan Ski Air.
Sedangkan 3 Kabupaten dan Kota lainnya masing-masing, Kota Binjai akan mempertarungkan Cabor Gulat, Kabupaten Langkat dengan Cabor Sambo dan yang terakhir Cabor Renang kategori Renang Perairan Terbuka akan bertanding di Kabupaten Simalungun.(ADV)



