Dan masyarakat akan terus bergantung pada jalan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Karena itu, keberhasilan pembangunan jalan tidak hanya diukur dari seberapa cepat aspal selesai dihampar.
Lebih jauh, keberhasilan itu diukur dari seberapa lama jalan dapat bertahan, seberapa aman masyarakat menggunakannya, dan seberapa besar manfaat ekonominya dirasakan masyarakat.
Di atas jalan yang mulus itu, ada investasi negara.
Dan di balik investasi tersebut, ada tanggung jawab untuk memastikan setiap rupiah APBN memberikan manfaat yang nyata.
Jalan boleh mulus. Arus boleh lancar. Tetapi pengawasan terhadap uang rakyat harus tetap berjalan.[]




