Keindahan Wisata Gunung Salak di Aceh Utara, Surga di Tengah Kabut

Selasa, 15 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA (MA) – Gunung Salak, yang terletak di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, telah menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di wilayah tersebut. Setiap harinya, tempat ini dikunjungi oleh wisatawan yang datang dari berbagai penjuru untuk menikmati keindahan alamnya.
Menjelang sore hari, kabut tipis yang menyelimuti pegunungan menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh para pengunjung, menciptakan suasana magis dan menenangkan.

BACA JUGA...  115 Kepsek dan 4 Pengawas Sekolah Dilantik, Ayah Wa: Ini Babak Baru Pendidikan di Aceh Utara 

Akses menuju wisata Gunung Salak cukup mudah, pengunjung dapat melewati jalan Eks KKA, sebuah jalur yang menghubungkan Aceh Utara dengan kawasan Bener Meriah dan Aceh Tengah. Selama perjalanan menuju gunung, mata akan dimanjakan dengan panorama pegunungan yang hijau serta lanskap alam yang menyejukkan jiwa. Jalan yang berkelok dengan latar belakang hutan dan perbukitan memberikan pengalaman berkendara yang unik dan tak terlupakan.

BACA JUGA...  Panwascam Tanah Jambo Aye Bersama Satpol-PP Aceh Utara Sukses Turunkan APK Pemilu 2024

Di sepanjang jalan menuju Gunung Salak, terdapat berbagai kafe yang berdiri di lokasi strategis, menawarkan tempat beristirahat sekaligus kesempatan untuk menikmati kopi khas Aceh. Banyak di antaranya dibangun dengan desain menarik, menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Kafe-kafe ini sengaja dibangun di titik-titik yang memiliki pemandangan terbaik, sehingga pengunjung dapat bersantai sembari menikmati keindahan alam Gunung Salak.

BACA JUGA...  Panwaslih Aceh dan Panwaslih Aceh Utara Lakukan Monitoring Rekrutmen PTPS

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Forum Pimred Multimedia Indonesia, Aceh, dilantik Rabu 14 Oktober 2026 malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Foto: Dok FPRMI Aceh.

RAGAM BERITA

Muhammad Saleh: Siap Berkolaborasi 

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:59 WIB

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:57 WIB

Saat TNI bersama warga Gampong Lawe Buloh Didi, Kluet Timur, Aceh Selatan membangun jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:20 WIB

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB