TAKENGON | MA – Belum tuntasnya kesepakatan diskusi keluarga besar kerajaan Linge. Namun Awan Juhursyah di nobatkan untuk penerus Kerajaan Linge karena sangat bertentangan dengan adat istiadat dan silsilah yang berpotensi memper pecah belah antar keluarga dan keturunan, ucap Sengeda Lingga, sebagaimana yang dilansir oleh a1news.co.id.
Menurut Sengeda, sedikit menjabarkan terkait sistematis penobatan Awan Zhuhur.
Garis keturunan Awan Juhursyah sebagai Reje Linge diambil dari keturunan ke 15 dengan nama Djawan Aman Nyak (Bukan cucu dan bukan anak).
Awan Juhursyah merupakan Cucu dari Banta Cut Reje Linge yang ke 16, sementara orangtua dari Juhursyah, ASA tidak pernah memegang Kerajaan Linge, yang pernah menjadi Reje Linge adalah SASA Abang daripada ASA.
Pertanyaannya adalah:
1. Bagaimana mungkin Juhursyah meneruskan sebagai Reje Linge dari keturunan 15, sementara Juhursyah bukan keturunan dan darah dari Jawan Aman Nyak.
2. Dan perlu kita ketahui siapa anak daripada Jawan Aman Nyak sebagai Raja ke 15.
3. Sedangkan Reje Linge yang masih mempunyai ikatan darah adalah SASA yang meneruskan sebagai raja anak laki-lakinya yaitu Ampun Thaleb.
4. Dan Ampun Thaleb masih memiliki keturunan dan darah yang berjenis kelamin laki-laki yaitu Banta Mude,Johansyah, Mansyur ,Malamsyah dan Riduansyah.




