Penobatan Reje Linge ke XXI ini sendiri akan berlangsung pada Selasa, (25/02/2005) bertempat di Buntul Linge, Kampung Linge, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.
Untuk diketahui, Kerajaan Linge adalah salah satu kerajaan yang pernah didirikan oleh suku Gayo di wilayah Dataran Tinggi Gayo, Provinsi Aceh.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, diantaranya berupa catatan lisan Suku Gayo, hasil penelitian Snouck Hurgrunje, Catatan perjalan sang penjelajah dunia, Marcopiko dan Buku Aceh Sepanjang Abad karangan Muhammad Said pendiri Koran Waspada, Kerajaan Linge diperkirakan mulai dikembangkan sejak abad ke-10 Masehi di wilayah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah saat ini.
Menurut cerita rakyat dari suku Gayo, raja pertama Kerajaan Linge ialah Meurah Adi Genali yang merupakan ayah dari Meurah Johan atau dikenal dengan Sultan Johansyah sang pendiri Kesultanan Aceh (1203–1234 M).
Berdasarkan penelitian para sejarawan dan para tokoh peneliti Kerajaan Linge, maka ditemukan catatan tentang silsilah dan urutan Reje Linge, sebagai berikut :
Reje Linge I : Ahmad Syarif
Reje Linge II : Meurah Ishaqsyah
Reje Linge III : Meurah Jernang
Reje Linge IV : Adi Genali
Reje Linge V : Alisyah
Reje Linge VI : Bujang Lano




