Pada sektor Kesehatan, telah dilakukan launching Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) 32 Puskesmas. Dengan adanya BLUD, maka pelayanan kesehatan untuk cakupan masyarakat dapat ditingkatkan karena Puskesmas akan memiliki hak otonom untuk mengelola keuangan secara mandiri termasuk pengadaan barang dan jasa.
“BLUD juga bisa memberikan insentif dan pengembangan karier kepada tenaga kesehatan dengan jumlah 1850 tenaga kesehatan, yang selama ini bakti lillahi ta’ala,” ucap Bupati Ayah Wa dalam paparannya.
Kemudian, lanjut Ayah Wa, dalam rangka mempermudah pelayanan di RSUD Cut Mutia. Selama ini dalam hal pengambilan obat masyarakat hanya menunggu 2 sampai 3 jam untuk mengantri mengambil obat. Semenjak peningkatan pelayanan proses pengambilan obat lebih cepat karena waktu tunggu menjadi 30 menit, hal ini dilakukan dengan penambahan 4 depo penebusan obat, dengan jumlah pasien di poliklinik rata-rata 800 jiwa per hari.
Di bidang Infrastruktur, dilakukan perbaikan pada 10 ruas jalan dengan kondisi rusak berat. Infrastruktur tersebut merupakan akses utama kegiatan ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, pembangunan Sekolah Rakyat telah disediakan lahan di dua titik, yaitu di Kecamatan Baktiya Barat dan Kecamatan Lhoksukon. Kemudian, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga telah disediakan lahan di tiga titik, yaitu Kecamatan Dewantara, Lhoksukon, dan Baktiya Barat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















