40% Penggunaan Dana Otsus Aceh Tidak Tepat Sasaran

Jumat, 10 Juni 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRA Abdurrahman Ahmad dari Politisi Partai Gerindra
Anggota DPRA Abdurrahman Ahmad dari Politisi Partai Gerindra

Banda Aceh | AP,- Sebesar 40% dana otsus yang mengalir ke Aceh dinilai tidak tepat sasaran, hal tersebut disebabkan oleh program yang diusulkan oleh Kabupaten/Kota tanpa diketahui oleh DPRK Kabupaten / Kota.

Demikian ungkapkan anggota DPR Aceh Drs H. Abdurrahman Ahmad Politisi Partai Gerindra dalam wawancara di ruang Rapat Komisi V di lantai II Gedung DPRA Aceh terkait penggunaan dana otsus.

BACA JUGA...  Anggota DPRA Berduka, Sekda Aceh Cs Datang Melayat

Abdurrahman mengatakan bahwa sebesar 40% dana otsus tidak tepat sasaran, dimana Pemerintah Aceh telah mentransfer dana otsus tersebut berdasarkan program yang sudah diusul oleh Pemerintah Kababupaten/Pemerintah Kota seluruh Aceh.

“Namun program yang sudah diusul pihak  Kabupaten/Kota dalam hal ini Bupati/Walikota tanpa diketahui Oleh DPRK masing-masing kabupaten atau Kota”

Menurut Abdurrahman, dana yang digunakan tidak dipakai sesuai dengan kebutuhan masyarakat

BACA JUGA...  8 Tahun Aceh Terima Dana Otsus, Tidak Membuat Aceh Lebih Baik.

“Dana yang digunakan tidak menyentuh  secara langsung di beberapa sektor pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti Pendidikan, peningkatan SDM Masyarakat, pemberantasan Kemiskinan, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan pembangunan daerah terisolir yang merupakan akses perekonomian masyarakat” ungkap politisi Gerindra

Secara anggaran dana yang sangat besar jumlahnya seharusnya bisa mengatasi permasalahan dan gejolak kemiskinan yang ada dalam masyarakat yang merupakan  suatu kewajiban pihak Pemerintah penuntasan kemiskinan di Aceh.

BACA JUGA...  Reward Mendagri atas Keberhasilan Tata Kelola Pemerintahan Aceh Tamiang

Pada kesempatan tersebut pihak DPRA berharap pada pihak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten / Kota khususnya agar hal tersebut jangan terus berlanjut sehingga meninggalkan kesan buruk bagi Pemerintah Aceh.

Untuk melakukan perubahan tersebut menurutnya perlunya membentuk Satker untuk mengevaluasi pogram pogram yang dijalankan oleh pengelola anggaran. (Ndar/Az)

Berita Terkait

Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 
Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI
Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 
Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan
Ayah Wa: Insyaallah 52 Ribu Jiwa Jadup Pekan Ini Cair
Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 

Berita Terbaru

Sekdakab Asel Diva Samudra Putra berbincang dengan Asisten dan pemateri Rakor di Aula Dinas Pariwisata Jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Kamis, (20/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:04 WIB

HUKOM

Tiga Residivis Kembali Ditangkap 

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:46 WIB

PEMERINTAHAN

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:41 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:51 WIB