Lina belum bisa menerima, Pilkkada 2012 lalu Lina tak mensupport penuh suaminya, Lina asyik berjibaku dengan Bisnis kuliner dan tata rias.
Dan pada akhirnya T Yusni tak memperoleh panggung, Lina merasa terpukul dan bersalah karena tidak sepenuhnya mensupport.
Baru di tahun 2018, T Yusni ikut lagi Pilkada periode 2018 – 2023, Lina mendukung sepenuhnya, terjun langsung kelapangan bersama sang suami mencari dukungan.
Perjalanan T Yusni di Pilkada pupus, hingga Lina terpanggil untuk terjun kekancah politik sesungguhnya, dilakoni secara allout untuk membuktikan dia bisa.
Lina memantapkan diri ikut, Pileg DPRK Aceh Tamiang, periode 2019 – 2024, dari Daerah Pemilihan Satu, hasilnya pantastis Lina meraup 2374 suara.
Dia lolos manuju kursi parlemen dengan sangat mulus, atas dukungan masyarakat yang ada dikecamatan Rantau, Kota Kualasimpang, Karang Baru dan Sekrak.
Hari ini Lina tidak bicara pribadi, tetapi bicara empat kecamatan keterwakilan yang memberikan kontribusi suara kepadanya.
Lina fokus kepada pengembangan desa berbasis inovasi, memanfaatkan lahan kosong untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Seperti tanaman hydroponic yang tidak membutuhkan lahan yang luas tetapi menghasilkan nilai ekonomi potensial untuk menopang ekonomi keluarga.














