TAPAKTUAN (MA) — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan punca Sungai Krueng Kluet, tepatnya di Kluet Tengah dan Kluet Timur, sejak Kamis dan Jum’at atau 10,11 Oktober 2024 mengakibatkan terjadinya luapan hingga menggenangi pemukiman warga disepanjang DAS tersebut.
Bahkan, genangan banjir juga melanda rumah-rumah penduduk serta badan jalan baik jalan desa, kabupaten maupun jalan lintas provinsi.
Sebagaimana diketahui, Sungai Krueng Kluet Kandang merupakan sungai besar yang membelah dan melintasi empat kecamatan yakni Kecamatan Kluet Tengah, Kluet Utara, Kluet Timur dan Kluet Selatan.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Aceh Selatan, luapan air sungai kembali terjadi, Jum’at, (11/10), sehingga berdampak kepada ribuan warga dan menyebabkan jalan lintas desa, antar Kluet Tengah-Kluet Utara (Kota Fajar) tepatnya di Jambo Papeun kembali terendam dan tidak bisa dilalui.
Demikian pula, lintasan Jalan Negara menuju Medan (Sumut) tepatnya di kawasan Gampong Gelumbuk-Kedai Runding digenangi setinggi pinggang orang dewasa, sehingga mobilitas penduduk dan perhubungan antar kawasan lumpuh.
“Puluhan kendaraan berbagai jenis menumpuk dari dua arah yang berlawanan dan menunggu air surut untuk bisa melintas,” kata warga asal Kluet Selatan Ferry (35).
Halaman : 1 2 Selanjutnya














