Haa…!!! Moto Merepet, Apa Itu?

Selasa, 14 September 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Surya Luthfi mengatakan, program ini bertujuan mendorong masyarakat yang belum tertib membuang sampah dan tidak mengindahkan himbauan melalui tulisan (spanduk) supaya bisa tertib dan disiplin.

“Kami berpikir bagaimana caranya mengubah pola pikir masyarakat untuk disiplin dalam membuang sampah dengan sebuah edukasi yang menarik. Melalui pelayanan sampah keliling dan mengedukasi dengan menggunakan lagu dan sebuah panggilan, kami rasa ini akan mengubah hal tersebut secara perlahan. Sebab kebanyakan dari masyarakat kita akan lebih cepat memahami sebuah pesan yang diperoleh dari suara/lagu”, ungkap Surya.

BACA JUGA...  Apa Itu Vaksinasi Covid-19?

Nantinya motor kebersihan ini akan menyisir Jalan Juanda sampai Pusat Kota Kualasimpang sebanyak empat kali dalam sehari dengan jadwal pengangkutan Pagi pukul 07.00 WIB, Siang 12.00 WIB, Sore 16.00 WIB dan Malam 19.00 WIB.

Dihimbau kepada masyarakat untuk meletakkan sampah dalam keadaan terbungkus rapi di tempatnya. Sebab keberhasilan dari program ini membutuhkan kerjasama dari seluruh masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.

BACA JUGA...  Meriahkan Festival Edukasi, Ismail: Kita Berkolaborasi 26 SMK Se Aceh Utara dan Tampilkan Produk Unggulan

Turut menyaksikan peluncuran Program “Moto Merepet”, Asisten Pemerintahan Aceh Tamiang, Amiruddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Muthalib, Kabag Umum, T. Surya Sutisna, Kabag Humas, Azwanil Fakhri, serta insan pers. [Syawaluddin].

Berita Terkait

Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:30 WIB

Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik Direktur Utama PT Bina Usaha dan jajaran Komisaris.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:52 WIB

PERISTIWA

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:38 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Senin, 7 Sep 2026 - 19:50 WIB