ACEH TAMIANG, (MA) | PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Raih penghargaan dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penghargaan tersebut diberikan untuk mengapresiasi komitmen perusahaan terhadap optimasi pemanfaatan gas suar (flare) dan inisiasi Zero Routine Flaring by 2030.
Seperti dikutip mediaaceh.co.id, bahwa apresiasi diberikan langsung oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Adhi Wiboco, pada acara Forum Apresiasi Zero Routine Flaring kepada Rantau Field Manager, Totok Parafianto di Energy Building, Jakarta, Selasa pekan lalu.
Pernyataan itu dikatakan, Legal and Relation Asistent Manager, Pandi Prabudi kepada wartawan, Selasa (28/1/2020). Dikatakan bahwa; data yang dihimpun oleh Ditjen Migas sebanyak rata – rata harian 3,5 Million Standard Cubic Feet per day (MMSCFD) gas bumi berhasil dikelola oleh Rantau Field yang digunakan untuk keperluan operasional perusahaan maupun sumber tenaga bagi fasilitas produksi dan disekitar lingkungan Komplek Perumahan Rantau.
Lebih lanjut dikatakan; Gas bumi dimanfaatkan untuk suplai gas lift sebagai tenaga pendorong (artificial lift) dalam memproduksi minyak bumi. Sehingga secara tidak langsung keefektivitasan zero flaring juga mampu meningkatkan produksi minyak bumi dengan menggunakan optimalisasi artificial lift. Selain Rantau, untuk Asset 1 penghargaan serupa juga diterima oleh Jambi Field dan Ramba Field.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















