Ekonomi Nasional Merosot, Semangat Berkurban Umat Islam Tetap Tinggi

Seorang pedagang memberikan makan hewan kurban yang dijajakannya di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Kamis (24/8). (republika.co.id)

JAKARTA (MEDIAACEH) — Daya beli masyarakat dinilai sedang turun, meski demikian semangat berkurban umat Islam masih tetap tinggi. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menilai, sampai saat ini belum melihat pengaruh daya beli masyarakat yang sedang turun terhadap semangat berkurban masyarakat.

Ketua Panitia Kurban Baznas, Julita Nurmasari mengatakan, penghimpunan hewan kurban masih dalam proses. Sampai saat ini jumlah pekurban terus bertambah. Meski hewan kurban yang terhimpun belum dihitung jumlah keseluruhannya, tapi Baznas melihat pekurban tidak terpengaruh daya beli masyarakat yang sedang menurun.

BACA JUGA...  Mantan Senator Aceh Soroti Revisi UUPA, Sebut Aceh Terancam Alami “Penjajahan Ekonomi Gaya Baru”

“Masih banyak muzaki yang berkurban tahun ini, jadi tidak ada pengaruhnya daya beli yang sedang menurun kalau menurut saya,” kata Julita kepada Republika.co.id, Ahad (27/8).

Ia menilai, tahun ini jumlah orang yang berkurban melalui Baznas bertambah dibanding tahun lalu. Hanya saja angka pasti jumlah total hewan kurban yang dihimpun Baznas belum ada karena masih lima hari lagi menuju Idul Adha. Tapi kalau melihat perkembangannya setiap hari, pekurban tahun ini lebih banyak dari tahun lalu.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Tengah Salurkan Daging Kurban, Haili Yoga: Ibu Hamil dan Stunting Prioritas 

“Daya beli masyarakat memang turun, tapi Baznas punya program Kurban Berdayakan Desa, masyarakat jadi lebih banyak yang antusias walau daya beli mereka turun,” ujarnya.