Dalam perpesanan singkat sarat makna, sang ayah menoreh bait kata dengan haru; [Lusa Sumpah Dokter puteri saya ke-2, Azizy… Alhamdulillah…Siap untuk memulai pengabdiannya untuk masyarakat yang butuh kemampuan dokter. Semoga berkah…Aamiin YRA…].
Di bawah ufuk kaki langit Yogyakarta, saga tersenyum. Cahayanya menembus semarak Graha Sabha Pramana, di Universitas Gadjah Mada. Rabu itu 30 Juli 2025, menyibak [babat] baru perjalanan karier dan kehidupan seseorang [ditabuh].
‘Geliat’ dimulai dengan upacara sakral [Sumpah Dokter Periode IV Tahun Akademik 2024/2025] dipersembahkan bagi dara belia dr. Azizy Gladylola namanya.
Dara ‘ranum’ itupun melangkah bersahaja menuju mimbar pengabdian. dr. Azizy Gladylola Mastura, putri kedua dari Achmad Daniel Chardin [Mantan Pangdam I/Bukit Barisan yang juga pernah menjabat Kasdam Iskandar Muda].
Hari penobatan ini, bukan hanya menjadi milik Azizy, tetapi juga milik keluarga besar yang menyaksikan buah dari doa dan perjuangan panjang bersemi di hadapan mata.
Dalam perpesanan singkat sarat makna, sang ayah menoreh bait kata dengan haru; [Lusa Sumpah Dokter puteri saya ke-2, Azizy… Alhamdulillah…Siap untuk memulai pengabdiannya untuk masyarakat yang butuh kemampuan dokter. Semoga berkah…Aamiin YRA…].




