Destinasi Baru Aceh Tamiang yang Mencuri Perhatian: Kuala Paret

Minggu, 9 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

ACEH TAMIANG (MA) – Kabupaten Aceh Tamiang kembali menghadirkan kejutan bagi dunia pariwisata Tanah Rencong. Di ujung timur Aceh, sebuah destinasi baru bernama Pantai Kuala Paret kini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Dengan keindahan lanskap alami yang masih perawan, suasana pantai yang tenang, serta dukungan penuh pemerintah daerah, kawasan ini berkembang pesat sebagai ikon wisata bahari terbaru Aceh Tamiang.

BACA JUGA...  ADWI 2022: Tiga Desa di Aceh Lolos Kurasi 100 Besar

Pantai Kuala Paret terletak di Kecamatan Bendahara, hanya sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Karang Baru. Akses menuju lokasi semakin mudah setelah pemerintah kabupaten memperbaiki sejumlah ruas jalan serta memasang rambu petunjuk arah. Keberadaan pantai ini sebelumnya jarang diketahui, namun sejak mulai dikembangkan pada 2024, popularitasnya meningkat pesat berkat keunikan panorama dan pengalaman wisata yang ditawarkan.

BACA JUGA...  Kopi Nira, Inovasi Rasa dari Perpaduan Kopi Gayo dan Nira Aren yang Wajib Dicoba di Aceh

Keindahan Alam yang Masih Asri

Keistimewaan Pantai Kuala Paret terletak pada kesederhanaannya. Pantai ini tidak hanya menyuguhkan laut biru yang jernih dan ombak yang bersahabat, tetapi juga garis pantai panjang dengan hamparan pasir kecoklatan yang lembut. Tidak seperti pantai-pantai besar di Aceh, Kuala Paret memberikan suasana lebih tenang dan privat, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai, menikmati matahari terbenam, atau sekadar melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

BACA JUGA...  Somasi Dicabut Persoalan Dugaan Keracunan SPPG Blang Nisam Selesai

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB