DAS TAMIANG DALAM KEPUNGAN SEDIMENTASI; DUA DEKADE KEGAGALAN NEGARA MENGELOLA SUNGAI

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menanti Kanal DAS Aceh Tamiang, Sampai Kapan?

Menanti Kanal DAS Aceh Tamiang, Sampai Kapan?

ACEH TAMIANG; KORBAN HILIR SISTEM DAS

MUHAMMAD NASIR juga mengingatkan bahwa Pemerintah Aceh tidak boleh memandang persoalan DAS Tamiang secara sempit. Aceh memiliki 23 kabupaten/kota, dan sedikitnya 18 wilayah terdampak oleh sistem DAS lintas daerah. Aceh Tamiang berada di posisi paling hilir, menjadikannya titik akumulasi seluruh persoalan dari wilayah hulu.

BACA JUGA...  SAAT AIR TAK LAGI JINAK

Air yang mengalir ke Aceh Tamiang berasal dari Gayo Lues, Aceh Timur, Kota Langsa, hingga Kabupaten Langkat di Sumatera Utara. Artinya, kerusakan di hulu—apa pun bentuknya—akan bermuara di Aceh Tamiang.

Tanpa kebijakan lintas wilayah dan lintas provinsi, Aceh Tamiang akan terus menjadi korban struktural dari sistem pengelolaan DAS yang terfragmentasi.

BACA JUGA...  Saat Bumi Diajak Bernafas Kembali

NEGARA YANG ABSEN DALAM PERENCANAAN

KRITIK KAHMI Aceh Tamiang sejatinya adalah refleksi dari keresahan publik yang lebih luas. Sungai adalah urat nadi kehidupan, bukan sekadar saluran air. Ketika negara gagal merawatnya, rakyatlah yang menanggung konsekuensinya [dari rumah yang terendam hingga lahan pertanian yang rusak].

Dua dekade tanpa kebijakan strategis menunjukkan lemahnya keberpihakan pada keselamatan ekologis. Sungai Tamiang terus dipaksa menanggung beban tanpa pemulihan, sementara wacana pembangunan berkelanjutan tak pernah benar-benar menyentuh akar masalah.

BACA JUGA...  Filosofi Bunga Mawar: Kecantikan yang Menginspirasi Kehidupan

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB