Dari Aceh Tamiang ke Langkat; Kisah tentang Harapan yang Disatukan oleh CSR

Jumat, 21 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Aceh Tamiang ke Langkat; Kisah tentang Harapan yang Disatukan oleh CSR.

Dari Aceh Tamiang ke Langkat; Kisah tentang Harapan yang Disatukan oleh CSR.

Sebuah Kunjungan yang Tak Sekadar Formalitas.

KUNJUNGAN kerja itu sebenarnya adalah bagian dari rangkaian reses DPRD Kabupaten Langkat. Namun dari awal, Pimanta Ginting sudah mengisyaratkan bahwa rombongannya datang dengan niat penuh untuk belajar.

“Kami mendengar bahwa Forum CSR Aceh Tamiang telah menjadi wadah efektif dalam menyinergikan program-program tanggung jawab sosial perusahaan. Kami ingin melihat langsung bagaimana koordinasi itu dibangun, bagaimana prioritas ditetapkan, hingga bagaimana dampak nyata bisa dirasakan masyarakat,” ujar Pimanta dalam sambutan pembuka yang disampaikan dengan suara tenang namun penuh penekanan.

Para pengurus F-CSR tampak memperhatikan dengan seksama. Bagi mereka, kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pengakuan bahwa kerja-kerja sosial kolaboratif yang selama ini mereka bangun mendapat tempat dan perhatian dari daerah lain.

BACA JUGA...  Hutan Bakau Dilenyapkan, Satu Tersangka Seribu Tanda Tanya

Sayed Zainal; Menjahit Kolaborasi, Menautkan Harapan.

KETUA Forum CSR Aceh Tamiang, Sayed Zainal, berdiri dengan penuh keyakinan. Suaranya tegas tetapi lembut—mewakili semangat seorang fasilitator yang terbiasa menghubungkan banyak kepentingan dalam satu meja dialog.

Dalam paparannya, Sayed tak hanya menjelaskan struktur organisasi Forum. Ia mengurai sesuatu yang lebih fundamental: cara berpikir kolektif yang menjadi kunci berbagai capaian Forum CSR selama ini.

BACA JUGA...  Disiplin Tanpa Kompromi di Zona Bencana

“Kunci keberhasilan kami adalah komitmen bersama. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Program CSR harus sejalan dengan RPJMD agar tidak sekadar menjadi kegiatan simbolis, tapi betul-betul memberi dampak yang terukur,” ujarnya.

Ucapan itu tidak lahir dari teori, melainkan dari perjalanan panjang Forum CSR Aceh Tamiang yang kerap harus mengatasi tarik-menarik kepentingan antara sektor usaha dan kebutuhan publik.

BACA JUGA...  MENUNGGU RUMAH, MENJAGA MARTABAT

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB