oleh

Bak Mendulang Air Ditembilah

Laporan | Darwin

JANTHO (MA) – Kasus dugaan ketidaktransparanan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Gampong (Desa) Lon Asan, kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Terhadap Geuchik (kepala desa) Amri, bak mendulang air ditembilah, tersiram wajah sendiri.

Personipikasi itu menggiring pihak kontra Geuchik Amri, bakal jadi pesakitan. Jika tuntutan dari kelompok cinta kebenaran Gampong Lon Asan terpenuhi unsur hukum.

Apalagi saat tim pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Aceh Besar, melakukan telaah lapangan  dan memeriksa dokumen gampong Lon Asan pada item kegiatan yang menjadi dugaan penyimpangan tak terbukti.

Geuchik Amri digadangkan tidak transparan dan terindikasi korupsi tersebut, membuat para pendukung kebenaran Gampong Lon Asan meradang.

Sebaliknya, gerakan pendukung kebenaran Gampong Lon Asan, akan lakukan gugatan balik secara hukum. Sebab sudah mencemarkan nama baik dan tindak kekerasan terhadap Geuchik Amri.

“Ya kita akan lakukan gugatan balik dan minta kepada Camat Kecamatan Lembah Seulawah, Ilyas, Spd. menarik dukungannya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Maulida kepada mediaaceh.co.id wakil delegasi kecamat, Rabu 21 Oktober 2020.

Delegasi terbatas itu, pada Selasa 20 Oktober 2020 kemarin, berjumlah 20 orang wakil masyarakat tak jumpa camat Ilyas, dikabarkan camat menghindari pertemuan tersebut.

Dalam kasus ini, ada keluarga pihak orang nomor dua di Aceh Besar ikut mengatur strategi menjatuhkan Geuchik Amri, keterlibatan itu ada indikasi kegiatan kegiatan tertentu dari mantan Geuchik lama.

“Kita mau dalam gugatan balik ini semua akan menjadi jelas siapa dalang dan pelaku tindakan melawan hukum. Sebagai masyarakat cinta kebenaran akan dibuktikan dalam hukum, nantinya,”.

Ini dia poin poin tuntutan masyarakat cinta kebenaran Gampong Lon Asan, kepada Camat, Ilyas, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar.

Laporan pertanggung jawaban Dana Desa Terhadap Pj. Keuchik Musliadi tidak ada bukti dan dokumen yang sah dengan anggaran Rp. 128.820.000,-.

Lalu Realisasi anggaran ADG khusus Rp. 46.500.000,- tidak sesuai.

Ada juga Pembagunan infrasuktur tahun anggaran 2015 s/d 2017 sia-sia yang tidak layak huni.

Pembagunan tower disamping meunasah yang hingga kini tidak bermanfaat masa pj. Keuchik Musliadi.

Terjadi penekanan oleh oknum pejabat terhadap Geuchik Lon Asan Amri. Disamping ada oknum yang mempropokasi warga agar ditindak dan diproses secara hukum yang berlaku.

Ada juga indikasi penyalahgunaan jabatan Ketua MPU sebagai penggerak dan orator massa pihak yang kontra terhadap Gechik Lon Asan, Amri

Mereka membuat kegiatan tandingan oleh oknum masyarakat untuk menimbulkan perpecahan warga Desa Lon Asan.

Tuntutan perangkat gampong Lon Asan Saifuddin (cek din), minta kepada Camat Lembah Seulawah agar menyelesaikan upaya oknum tertentu yang menganggu ketertiban masyarakat Desa Lon Asan.

Serta meminta Muspika mengusut oknum tertentu terkait upaya fitnah dan memecah belah sesama warga dan pada dasarnya isu-isu yang dihembuskan merupakan perbuatan kelompok tertentu saja bukan hal yang sebenarnya.

Dikesempatan tersebut perwakilan juga menyampaikan apabila Camat tidak menanggapi perihal tuntutan tersebut diatas maka akan melakukan orasi dengan massa yang lebih banyak. (*)

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..