APRI Aceh Selatan “Belajar” ke Abdya 

Ketua DPC APRI Asel Delki Qutni (kiri) berpose dengan Bupati Abdya Dr. Safaruddin.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Dewan Pengurus Cabangnya (DPC)  Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Aceh Selatan berkunjung ke Aceh Barat Daya (Abdya) untuk “belajar” bisnis tambang kepada Bupati setempat, Jumat, (17/10/2025).

Penasehat DPC APRI Asel  Hanzirwansyah, dan Ketua APRI  Delky Nofrizal Qutni, merasa perlu  melakukan kunjungan ke “anak” Kabupaten Aceh Selatan  itu guna berdiskusi dan belajar kepada Bupati  Dr. Safaruddin tentang berbagai hal mengenai pertambangan rakyat.

BACA JUGA...  Bersama BNNK, Polres Simalungun, Satgas Kodim 0207/Simalungun Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba

Kunjungan itu juga, menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara APRI Aceh Selatan dan Pemerintah Kabupaten Abdya dalam mendorong tata kelola pertambangan rakyat yang legal, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui, di bawah pemerinta han Dr. Safaruddin, Pemkab Abdya mencabut rekomendasi perusahaan PT Laguna Jaya Tambang di kawasan Manggeng Raya yang dinilai APRI Aceh Selatan sebagai satu keputusan yang tepat dan berani demi kepentingan rakyat.

BACA JUGA...  Pj Bupati Aceh Selatan Buka Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8

Menurut Delki, pertemuan  itu juga membahas mekanisme pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah lebih dulu diterapkan di Abdya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di pendopo Bupati tersebut, Safaruddin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Abdya telah menjalin kerja sama strategis dengan APRI Abdya dalam pendampingan dan pengawasan tambang rakyat.