ALAMP AKSI Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi di Dinas Perkim dan PUPR Kota Banda Aceh

Jumat, 6 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa yang tergabung dalam ALAMP AKSI gelar demonstrasi di depan Kejati Aceh yang dijaga ketat oleh personel polri.

Mahasiswa yang tergabung dalam ALAMP AKSI gelar demonstrasi di depan Kejati Aceh yang dijaga ketat oleh personel polri.

Nilai proyek: Rp10.791.894.000,00

Pelaksana: CV. Royal Teknindo

Kontrak: 602.1/01/KONTRAK/DAK/PEMB/BM-DPUPR/2023 (3 April 2023)

3.Pembangunan/Peningkatan/RehabilitaiIPLT Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja (DAK)

Nilai proyek: Rp3.676.487.000,00

Pelaksana: CV. Kalibrasi Engineering

Kontrak: 602.1/107/KONTRAK/DAK/2023 (11 Mei 2023)

4. Pembangunan Saluran Drainase Gampong Beurawe (Otsus)

Nilai proyek: Rp1.573.545.000,00

Pelaksana: CV. Aulia Insan Muda

Kontrak: 602.1/01/KONTRAK/ADD-02/OTSUS/SDA-DPUPR/2023 (22 Mei 2023)

BACA JUGA...  Urgensi Evaluasi dan Penetapan Direktur Utama BAS, Antara Kepentingan dan Profesionalisme

Tuntutan ALAMP AKSI

Dalam orasinya, koordinator lapangan menyampaikan bahwa dugaan korupsi ini merugikan masyarakat Banda Aceh. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan:

1. Kejati Aceh segera mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Perkim dan PUPR.

2. Memanggil dan memeriksa kepala dinas, PPK, serta pihak rekanan proyek terkait.

3. Melakukan penyelidikan terhadap aliran dana yang diduga disalahgunakan.

BACA JUGA...  Razman Arif Nasution Meminta Semua Pemilik Toko Emas di Proses Hukum

4. Meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pengadaan barang/jasa.

5. Menjatuhkan sanksi hukum tegas kepada pihak yang terbukti bersalah.

Harapan dan Penegasan

ALAMP AKSI menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud kepedulian terhadap pembangunan Aceh yang bersih dari korupsi. “Kami mendesak Kejati Aceh untuk menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi demi kesejahteraan rakyat,” ujar Korlap Alamp Aksi.

BACA JUGA...  Komisi III DPR Apresiasi Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB