Setelah itu kemudian diinput melalui sistem, dan nanti di BOS salur itu setelah diinput akan dicek ke bank termasuk dikonfirmasi kembali oleh dinas pendidikan.
Ada indikasi penyimpangan
Apakah pihak SDN 1 Kampung Sriwijaya sudah sesuai mekanisme pelaksanaan dan BOS tersebut?, masih dalam tanda tanya besar.
Penelusuran mediaaceh.co.id pada Kamis, 29 September 2022, menemukan indikasi kejanggalan atas penyalurannya. Malah ada kesan dijadikan lumbung proyek oleh oknum pejabat guru di SDN 1 tersebut.
Adanya penyaluran yang tidak transparan malah ada dugaan dijadikan sebagai lumbung pengumpulan pundi-pundi rupiah oleh oknum kepala sekolahnya.
Membuncahnya kasus ini saat pengumpulan data-data di lapangan, bahwa sekolah tersebut masih banyak kejanggalan tentang penggunaan dana BOS.
SDN 1 Sriwijaya, pertahunnya mengelola anggara Dana BOS mencapai Rp500 juta rupiah, dengan jumlah penerima sebanyak 500 orang kepala Siswa yang di biayai oleh pemerintah melalui BOS reguler dan belum jelas peruntukannya.
Ironisnya hampir semua siswa tidak pernah merasakan aliran dana tersebut, sebagai upaya untuk kegiatan operasional siswa , buktinya buku bacaan saja masih banyak yang foto copy dengan biaya sendiri.
Penuturan itu diucapkan oleh seorang wali murid kepada wartawan. Lebih parahnya; malah dana BOS tersebut digunakan untuk merehab sekolah, seperti mengecat sebagian ruang sekolah pada setiap penarikan uang BOS secara bertahap.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















