Kalap Mata, Pria Aceh Timur Aniaya Istri dan Anak dengan Cangkul

Personil Polsek Nurussalam dibantu masyarakat sedang melakukan penyisiran di sekitar kampung Masjid untuk mencari pelaku penganiayaan istri dan anaknya yang kabur setelah melakukan pemganiayaan. Foto : Son

Idi (ADC) Sebuah peristiwa berdarah kembali terjadi di Kabupaten Aceh Timur, Senin, 8 Juli 2019. Kali ini seorang pria berinisial (S) 35 tahun, warga Gampong Masjid Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menganiaya istri dan dua anaknya menggunakan cangkul hingga memgalami luka parah.

Korban Saudah (30) istri luka di hidung, Ulfa Mahera (5) dan Muhammad Nazar (3) anak pelaku sendiri, mengalami luka di kepala dan di lehar. Seluruh korban kini sedang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr.Zainol Abidin di Banda Aceh, karena seluruhnya dalam kondisi kritis, sedangkan pelaku dikabarkan sudah kabur dari lokasi kejadian dan kini sedang dalam pemburuan pihak kepolisian setempat.

BACA JUGA...  Polres Bener Meriah Gelar Syukuran di HUT Polwan Ke-75

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu kuncuro, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Nurussalam, Iptu Abdullah, S.Sos, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di kebun milik mereka sendiri, sekitar pukul 13.30 WIB Senin siang. Kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat segera menuju TKP dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti cangkul, dan sejumlah barang lainnya yang berkaitan dengan peristiwa itu dan pelaku.

“Setelah kita menerima laporan dari masyarakat langsung kita ke TKP, namun pelaku sudah duluan kabur, kini sedang dalam pemburuan dan pencarian kita,” kata Abdullah.

BACA JUGA...  Plt Gubernur Aceh Meresmikan Gedung SMKN 1 Teknologi Aceh Timur

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, bahwa peristiwa tersebut terjadi di kebun kunyit milik mereka yang tidak jauh dari rumah mereka tinggal. Tiba tiba korban sekaligus istri dari pelaku tampak berlarian terbirit-birit dengan histeris meminta tolong, sambil membawa lari serta dua anaknya yang terluka.

Seketika warga memberi pertolongan dan melaporkan perihal itu ke pihak berwajib (Polsek) Nurussalam, dan sebahagian lainnya membantu korban menuju rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

BACA JUGA...  Oknum Anggota DPRK Aceh Jaya Dilaporkan ke Polda Aceh Kasus Pornografi

“Kami terkejut melihat Saudah lari sambil mengendong anaknya yang satu dan satu lagi ditarik ketiganya dalam kondisi terluka, dan seketika kami beri pertolongan sekaligus melaporkan perihal ini ke pihak berwajib,” ujar salah seorang saksi mata, yang merupakan adik kandung korban sendiri.

Kini pihak Polsek Nurussalam telah mengerahkan satu regu personil dan dibantu masyarakat setempat untuk melakukan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku, hingga berita ini diturunkan dikabarkan pelaku belum berhasil diamankan. (Tim).