Aceh Tamiang di Simpang Non ‘Good Governance’ dan Pemerintah ‘Dagelan’

Kamis, 26 Januari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang di Simpang Non ‘Good Governance’ dan Pemerintah ‘Dagelan’

KUALASIMPANG | MA – Kata Good Governance [Pemerintahan yang baik dan bersih] selayaknya ditabalkan untuk Kabupaten Aceh Tamiang, [kabupaten yang keberadaannya diujung timur provinsi Aceh], tetapi berbanding terbalik dan membuat sontak. Sebab tak seperti yang diharapkan.

Terendus indikasi, Kabupaten Aceh Tamiang berlumur mafia [dari penguasaan tanah, pengkaburan histori dan Dem Mobil Dinas mantan Bupati] dilakukan Bupati yang bercokol saat itu.

BACA JUGA...  Asra Lantik Tri Kurnia Jadi Penjabat Sekda Aceh Tamiang

Ruh pembangunan seakan stag, terlebih janji politik sang Bupati terdahulu landai dan datar-datar saja kepada grass roots [akar rumput], padahal itu sangat sederhana dengan motto, ‘Rakyat tak boleh sakit, rakyat tak boleh miskin’.

Untuk menaikan sektor ekonomi grass roots, janjinya; subsidi harga karet, beras raskin ganti dengan beras ramos, stabilkan harga kelapa sawit.

BACA JUGA...  Anggota DPR RI Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pidie

Toh hanya sekedar lifeservice, malah manuver-manuver yang dilakukan menjurus pada kerja mafioso.

Janji politik sosial menggelinding kearah tebing dan jatuh. Agaknya, gaya-gaya kapitalis berbalut demi rakyat mulai terendus. Bola salju itu menggelinding ‘malih’ jadi bola api yang siap membakar mangsa.

Haruskah, Mursil [Bupati Kabupaten Aceh Tamiang periode 2017-2022] berurusan dengan pihak Hukum?, mulai terjawab; beberapa telaah, analisa dan investigasi yang dilakukan lembaga akuntable sebagai penyeimbang sudah dilakukan.

BACA JUGA...  Pemecatan Ketua KPU Hasyim Asy'ari dan Sorotan Dewan Pers Terhadap Etika Pemberitaan 

Berita Terkait

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair
Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM saat melantik pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Aceh Utara, Jum'at, (30/10).

PEMERINTAHAN

Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:02 WIB

Anggota DPRK Aceh Selatan Mistan Aulia (tengah) asal Kluet Timur memberikan support saat personil TNI mengerjakan pembangunan jembatan di daerah pedalaman Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45 WIB