Aceh International Orienteering, Promosi Wisata Sambil Olahraga

Kamis, 5 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh International Orienteering, Promosi Wisata Sambil Olahraga

 

SABANG, MA – 150 atlet dari tiga benua akan mengikuti Aceh International Orienteering (AIO) yang berlangsung di Kota Sabang pada 6-8 September 2024. Event tersebut perdana digelar di Serambi Makkah.

Orienteering merupakan salah satu olahraga yang mengkombinasikan antara kemampuan fisik dan keterampilan navigasi pada medan yang diperlombakan. Keunikan yang menjadi ciri khas olahraga rekreasi ini adalah mencari dan menemukan rute terbaik dalam melintasi suatu medan atau daerah yang tak dikenali dengan waktu secepat mungkin.

BACA JUGA...  Syaiba Ibrahim: Pramuwisata Kunci Pengembangan Pariwisata

Aceh International Orienteering (AIO) diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh berkolaborasi dengan Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) Aceh. AIO juga merupakan salah satu rangkaian event untuk menyemarakkan PON XXI, yang tergabung dalam Aceh Festival 2024.

“Dari 21 event yang tergabung dalam Aceh Festival 2024, salah satunya yaitu olahraga rekreasi atau orienteering ini. Semoga para peserta nanti dapat mempromosikan pariwisata Aceh, khususnya Sabang yang sangat lengkap dengan keindahannya sudah diakui dunia,” ujar Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal melalui Kabid Pemasaran T Hendra Faisal, Kamis 5 September 2024.

BACA JUGA...  Serba Serbi Aceh Culinary Festival, Event Kuliner Unggulan Indonesia

Berita Terkait

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB