Abu Razak: Tidak Ada Perintah dan Janji Jabatan Serta Proyek, Hentikan Praktik Manipulasi

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh (PA), H. Kamaruddin Abu Bakar, yang akrab disapa Abu Razak.

Abu Razak mengungkapkan bahwa sejak dua pekan terakhir, ia menerima banyak laporan dari sejumlah pejabat pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota tentang adanya individu atau kelompok yang mengatasnamakan Mualem-Dek Fadh serta dirinya untuk meminta sejumlah uang, dengan janji jabatan atau proyek. Bahkan, dalam beberapa kasus, mereka menggunakan cara intimidasi yang mengarah pada tindak kekerasan.

BACA JUGA...  Ngeri!!! Abu Razak Perintahkan KPA dan PA Aceh Tengah Menangkan Shabela – Eka

“Jika sudah mengarah pada perbuatan melawan hukum, saya meminta masyarakat untuk melaporkannya kepada saya atau aparat penegak hukum (APH). Kami tidak akan membiarkan praktik seperti ini terus terjadi,” tegas Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat itu.

Dugaan Provokasi Jelang Pelantikan

Abu Razak menduga tindakan tersebut dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin memprovokasi dan menghasut masyarakat, termasuk mantan kombatan GAM, untuk menciptakan instabilitas menjelang pelantikan Mualem-Dek Fadh.

BACA JUGA...  Kader PDA Dorong Tgk Muhib Maju Lewat Partai Berkarya

“Kami menduga hal ini dilakukan untuk mengacaukan situasi. Sebelumnya juga sempat beredar selebaran dan seruan hoaks melalui media sosial serta berbagai provokasi menjelang Pilkada. Kami tidak menuduh, tapi kami punya dugaan kuat mengenai siapa pelakunya,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa provokasi serupa terjadi di internal oknum PA dan KPA di beberapa daerah di Aceh. Namun, Abu Razak menyatakan bahwa keberhasilan Mualem-Dek Fadh terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh adalah takdir Allah SWT yang lahir dari proses demokrasi.