Kejati Aceh Perintahkan  Kejari Aceh Selatan Selidiki Proyek  Drainase di Kluet Utara

Rabu, 24 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Aceh Selatan Heru Anggoro melalui Kasie Intel Muhammad Alfryandi Hakim Siregar (baju putih kanan) sedang menjelaskan penanganan kasus proyek siluman di Kota Fajar di Kantor Kejari Aceh Selatan Jalan Nyak Adam Kamil Tapaktuan, Rabu, (24/1).(Photo/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Kejari Aceh Selatan Heru Anggoro melalui Kasie Intel Muhammad Alfryandi Hakim Siregar (baju putih kanan) sedang menjelaskan penanganan kasus proyek siluman di Kota Fajar di Kantor Kejari Aceh Selatan Jalan Nyak Adam Kamil Tapaktuan, Rabu, (24/1).(Photo/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

TAPAKTUAN (MA) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memerintahkan Kejaksaan negeri (Kejari) Aceh Selatan untuk melakukan penyelidikan secara mendalam  (investigasi) atas  pekerjaan proyek drainase yang diduga “siluman” dan asal jadi  di  Gampong Simpang Empat/Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara.

Pasalnya, proyek yang disebut-sebut berasal dari pokir anggota DPRA dengan biaya Rp. 1, 3 Milyar itu menjadi perhatian publik dan viral di platform  media online dan medsos setelah ditulis oleh wartawan dan pegiat medsos.

BACA JUGA...  Jika Terpilih, Helmy Halim Akan Naikan Insentif Ketua RT dan RW 

Karena sudah menjadi perhatian publik, Kejati Aceh langsung menanggapinya secara cepat dan langsung memerintahkan Kejari Aceh Selatan untuk memulai penyelidikan.

“Kami akan secepatnya turun ke lokasi guna memulai penyelidikan dengan mengumpulkan data-data dan keterangan di lapangan dan pihak terkait,” begitu antara lain yang dikemukakan Kajari Aceh Selatan Heru Anggoro melalui Kasie Intel Kejari Aceh Selatan Muhammad Elfriandi Hakim Siregar  kepada wartawan dan LSM di Kantor Kejari Aceh Selatan Tapaktuan, Rabu,  (24/1).

BACA JUGA...  Dinas Pariwisata Aceh Selatan Dorong Pengembangan Wisata Desa

Petunjuk Kejati Aceh,  Kejari Aceh Selatan bisa lebih cepat menyelesaikan dugaan kasus tersebut agar publik percaya bahwa Kejati Aceh merespon persoalan hukum yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Berita Terkait

Diduga Korupsi DD Rp. 800 Juta Lebih, Keuchik di Kluet Utara Ditahan Polisi 
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 
Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 
Polres Aceh Selatan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:38 WIB

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Patuh di Aceh Selatan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Polres Lhokseumawe Ungkap 12 Tersangka Curanmor dan Penadahan, 21 Sepeda Motor Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB