500 Ton Bantuan Terkunci di Malaysia, Abu Salam Sebut Pemerintah Pusat Sibuk Seremonial, Lupa Nyawa yang Terisolir

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

“Bantuan logistik tertahan sudah semenjak awal Desember 2025. Hingga Januari 2026, pemerintah pusat belum merespons terkait alokasi bantuan tersebut. Hari ini banyak wilayah masih terisolir dan belum mendapat bantuan yang layak. Proses rekonstruksi pemerintah pusat terlalu banyak seremonial,” ujar Abu Salam dengan nada frustasi yang mencerminkan kemarahan rakyat Aceh.

Abu Salam memastikan bahwa barang bantuan itu telah terkumpul di 20 titik tersebar di Malaysia, siap dikirimkan kapan saja jika pemerintah pusat memberikan izin.

BACA JUGA...  Meski di Aliran Irigasi, Lamkuk Tetap Kering

Bantuan itu bukan sekadar karung beras atau mie instan. Itu adalah harapan.

Itu adalah solidaritas dari saudara sedarah yang rela mengumpulkan rezeki mereka, dari Kuala Lumpur hingga Seremban, dari seluruh negeri Malaysia, untuk menyelamatkan keluarga mereka yang tenggelam di tanah kelahiran.

Ketua Sabena Komuniti Aceh Malaysia, Saiful Bahri alias Bos Pon, bersama Datuk Mansyur Usman sebagai perwakilan Aceh Malaysia di Kuala Lumpur, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunggu dan berdoa agar Presiden Prabowo Subiarto dapat mempertimbangkan untuk mengubah status bencana di Aceh menjadi Status Bencana Nasional.

BACA JUGA...  Mahasiswa Trumon Desak Pemerintah Audit Menyeluruh PT ATAK

“Bantuan yang terkumpul ini ada sekitar 500 hingga 600 ton. Barang ini semua terkumpul dari seluruh masyarakat Aceh yang tersebar di Malaysia. Dan ini sudah terkumpul sejak tanggal 17 Desember 2025 lepas,” kata Bospon dengan suara yang mulai lelah menunggu kepastian.

Berita Terkait

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB