TAPAKTUAN | MA — Sejumlah mahasiswa asal Kecamatan Trumon mendesak pemerintah untuk melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap aktivitas PT Aceh Trumon Anugrah Kita (ATAK) yang beroperasi di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. Mereka menilai terdapat sejumlah persoalan yang perlu dipastikan kebenarannya melalui pemeriksaan resmi oleh instansi berwenang.
Desakan tersebut mengemuka setelah tiga mahasiswa asal Trumon, yakni Khairul Akhwan, Asmadi, dan Fahri Aulia, menggelar diskusi mengenai perkembangan sektor perkebunan dan industri kelapa sawit di wilayah Trumon.
Dalam diskusi tersebut, para mahasiswa menyoroti sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait operasional PT ATAK, mulai dari dugaan pencemaran lingkungan, persoalan ketenagakerjaan, hingga pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR).
Khairul Akhwan mengatakan, mahasiswa tidak bermaksud menghakimi perusahaan, melainkan mendorong pemerintah melakukan pemeriksaan secara objektif, independen, dan transparan agar seluruh dugaan yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta.
“Pengawasan terhadap perusahaan merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Khairul, Kamis, (23/7).




