500 Ton Bantuan Terkunci di Malaysia, Abu Salam Sebut Pemerintah Pusat Sibuk Seremonial, Lupa Nyawa yang Terisolir

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

T. Emi Syamsyumi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Salam.

Dan di Aceh, Abu Salam masih berteriak, masih menuntut, masih mengingatkan bahwa di balik angka-angka korban meninggal dan hilang, ada manusia-manusia yang butuh diselamatkan, bukan dijanjikan.

Kata-kata empati dari Gubernur Mualem—”Kepada seluruh masyarakat Aceh yang terdampak, kami menyampaikan empati dan dukungan penuh. Pemerintah akan terus hadir, bekerja, dan memastikan proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya”—terasa hambar ketika rakyat masih kelaparan, masih terisolir, masih menunggu bantuan yang tidak kunjung datang.

BACA JUGA...  Aceh Tengah Raih Predikat B di SAKIP Award 2024 dari MenPAN-RB

Empati tanpa tindakan nyata hanyalah kata-kata kosong yang tertiup angin. Dan rakyat Aceh, yang sudah terlalu lama menderita, tidak butuh kata-kata lagi. Mereka butuh kapal. Mereka butuh bantuan.

Mereka butuh pemerintah yang tidak hanya pandai berpidato, tetapi juga mampu menyelamatkan nyawa dan mulai serius menghentikan penebangan liar yang terus menggerogoti masa depan.

BACA JUGA...  Bupati Ayah Wa Serahkan BSSE dan Bantuan Isi Hunian Tahap II di Baktiya 

Abu Salam benar. Proses rekonstruksi pemerintah pusat memang terlalu banyak seremonial.

Dan rakyat Aceh, yang masih terisolir, masih kelaparan, masih menunggu bantuan yang dijanjikan, kini hanya bisa berdoa agar Presiden Prabowo berubah pikiran.

Atau setidaknya, mengirimkan satu kapal. Hanya satu. Untuk 500 ton harapan yang tertahan di Malaysia.

Berita Terkait

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB