Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan KUPS dalam mengembangkan usaha berbasis potensi hutan secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang akses pasar dan pembiayaan bagi masyarakat pengelola Perhutanan Sosial.(Salhadi)
Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026). Foto: Tribun Gayo
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan KUPS dalam mengembangkan usaha berbasis potensi hutan secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang akses pasar dan pembiayaan bagi masyarakat pengelola Perhutanan Sosial.(Salhadi)