WAA Larang Calon Kepala Daerah di Aceh Bawa-bawa Nama GAM

Sabtu, 20 Agustus 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

WAA
WAA

DENMARK | AP-Dengan tercapainya perdamaian Aceh 15 Agustus 2005 di Helsinki – Findlandia,  maka konflik bersenjata berakhir, masyarakat Aceh dapat menjalani kehidupan secara damai dan aman. Untuk itu, WAA mengingatkan calon kepala daerah pada Pilkada Aceh Tahun 2017 jangan sekali-kali membawa nama GAM untuk kepentingan kampanyenya.

“Hari ini tanggal 15 Agustus 2016, bertepatan sebelas tahun (11) perdamaiaan Aceh, namun tetap saja butir-butir Memorendum of Anderstanding (MoU) yang sudah disepakati RI dan GAM masih banyak yang beleum diplementasikan oleh para pemangku kepentingan di Indonesia,  plus Aceh,” demikian pernyataan pers WAA kepada redaksi Atjehpress.com, 15 Agustus 2016 lalu.

BACA JUGA...  Basmi Narkoba dan LGBT, Kombatan GAM Puji Kinerja Kapolres Aceh Utara

Oleh sebab itu, sebut World Acehnese Association (WAA), ingin menyampaikan beberapa poin penting kepada  pemerintah Aceh, pemerintah Republik Indenesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), antara lain; pertama, masyarakat Aceh harus bahu membahu untuk merawat dan tetap menjaga perdamaian Aceh yang sudah berumur 11 tahun. Pesan kedua WAA adalah, Pemerintah Indonesia untuk meneruskan komitmen mendukung perdamaian dan memberikan hak-hak kepada rakyat Aceh sesuai apa yang sudah disepakati di Helsinki pada 15 Agustus 2005, dan tunaikan seluruh janji tersebut.

BACA JUGA...  Dugaan Korupsi Eks Kombatan GAM Sebesar Rp 650 M Diserahkan Ke Jaksa

“Pesan kami ketiga khususnya kepada Gerakan Aceh merdeka (GAM), untuk terus memperjuangkan kepentingan dan hak rakyat Aceh. Dan GAM tidak boleh berubah menjadi partai politik lokal atau menjadi organisasi masyarakat, GAM harus exsis sesuai oraganisasinya untuk kommit bekerja memegang perjanjian damai MoU Helsinki dengan pemerintah Indonesia, serta buktikan kepada masyarakat Aceh bahwa GAM adalah pahlawan bangsa dalam membela kepentingan masyarakat Aceh,” sebut Koordinator WAA, Nekhasan.

Keempat, lanjut Nek Hasan dalam rilis beralamat dari Denmark, dunia Internasional dan negara-negara yang mendukung perdamaian terutama Uni Eropa, agar tidak memalingkan muka dari kondisi Aceh saat ini yang rentan terjadi konflik kembali dan menekan pemerintah Indonesia yang sangat lamban memenuhi janji yang telah disepakati dengan jujur dan adil.

BACA JUGA...  Beginilah Nasib Eks Kombatan GAM Setelah 3 Tahun Kencing Manis

“Terakhir, kelima, kepada semua calon kepala daerah pada Pilkada 2017 nanti, silahkan bertarung dengan fair dan sehat secara pribadi dan tidak mewakili GAM secara organisasi,” pesan Nek Hassan. “Demikian poin penting ini kami sampaikan, semoga Aceh tetap selalu damai dan tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan dengan alasan apapun,” tutup Nek Hassan, [r]

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Eks GAM Minta Pusat Tepati Janji Damai
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB