BANDA ACEH (MA) – Tujuh partai politik (parpol) resmi menandatangani Pakta Integritas dengan Koalisi NGO HAM dalam upaya bersama mendorong kebijakan pembangunan Aceh yang berperspektif keadilan gender, disabilitas, dan inklusi sosial, serta keberlanjutan ekologi. Acara ini berlangsung di Hotel Rasamala pada Senin (28/10/2024).
Partai-partai yang berkomitmen terhadap sembilan poin dalam Pakta Integritas ini meliputi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang diwakili oleh Marlinadia, Partai Gerindra oleh Cut Farah Nazla dan Sari, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) oleh Baliyani, Partai Buruh oleh Novidayanti, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) oleh Nyakandy, Partai Aceh oleh Fajran, dan Partai Demokrat oleh Erika Mulyani dan Martini.
Direktur Koalisi NGO HAM, Khairil Arista, menyatakan di hadapan media bahwa penandatanganan ini bertujuan untuk mengarah pada perubahan Aceh ke arah yang lebih baik dan lahirnya kebijakan-kebijakan pro-rakyat yang mengedepankan non-diskriminasi dan pelestarian lingkungan.
“Pakta Integritas ini mencakup sembilan poin dalam tiga isu utama, yaitu perlindungan lingkungan, perlindungan perempuan dan anak, serta kebebasan beragama dan keberagaman,” jelas Khairil.
Terkait isu lingkungan, Khairil berharap pemerintah dapat mengembangkan strategi untuk mengatasi masalah lingkungan yang kerap menjadi tantangan di Aceh, seperti banjir musiman.



