Sabang (MA) – Untuk meningkatkan kompetensi dan skill bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Sabang, mendapat pelatihan Mobile Training Unit (MTU) dari Dinas Pendidikan Aceh, yang dibuka oleh Wali Kota Sabang, Jumat (26/03/21) kemarin.
Wali Kota Sabang Nazaruddin S.I.Kom, diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Kota Sabang, Andri Nourman AP. M.Si dengan resmi membuka kegiatan pelatihan MTU) tersebut di SMK Negeri I Sabang.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Asisten I Sekda Kota Sabang Sabang, Andri Nourman AP. M.Si mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini para siswa/i SMK Negeri 1 Sabang diharapkan mampu menyerap dan memanfaatkan ilmu yang telah diberikan pelatih dalam kompetensinya masing-masing.
“Kegiatan ini tentu sangat memberikan arti dan makna serta manfaat bagi para siswa/i ketika mereka nanti terjun langsung setelah menyelesaikan pendidikan disini. Bisa jadi dengan membuka usaha sendiri, paling tidak mereka punya kecakapan ataupun keterampilan lebih,” kata Andri Nourman.
Asisten I berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti disini dan akan terus bisa dikembangkan terutama oleh pihak sekolah untuk menciptakan siswa yang terampil dan tidak hanya terpaku pada teori pelajaran. Karena setiap ilmu dan teknologi pasti memiliki perkembangan setiap tahun sehingga peserta didik harus bisa mengimbanginya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Sabang, Dra. Yusmiwati, M. Pd menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan, guna meningkatkan keahlian dan memfasilitasi proses sertifikasi keahlian siswa sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) saat ini.
“Pesertanya ini terdiri dari dua jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Nautika Kapal Niaga (NKN) yang keseluruhannya berjumlah 60 orang. Mudah-mudahan anak-anak ini bisa meningkatkan skill khususnya dibidang keahlian yang mereka geluti,” harap Yusmiwati.
.
Pada kesempatan yang sama, Teknisi MTU III Saiful Rizal menuturkan pelatihan berlangsung mulai dari 26 Maret hingga 7 April 2020 ini fokus pada empat kompetensi yaitu teknik kendaraan ringan atau otomotif, teknik bisnis sepeda motor, teknik pengelasan, dan teknik permesinan kapal.
“Nanti kita terima juga servis-servis ringan kendaraan baik mobil atau motor masyarakat yang di pandu oleh instruktur kita, kemudian yang pengelasan itu kita usahakan menghasilkan neon box dan pot bunga. Tergantung waktu dan cepatnya anak memahami instruksi yang kita berikan,” tambahnya.
Secara terpisah salah seorang guru pengajar di SMK Negeri I Sabang tentang pelatihan MTU tersebut, Tuti Faridah, S.Pd ia mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pelajar SMK sebagai lini pendidikan kejuruan. Dengan diadakan pelatihan seperti maka, pelajaran yang ditempuh oleh siswa-siswi semakin lengkap.
Dengan harapan tentunya kedepan pendidikan di SMK Negeri I Sabang semakin baik dan bermutu, serta dapat bersaing dengan SMK-SMK lainnya baik ditingkat provinsi maupun tingkat nasional., harap Tuti Faridah, Cek Gu mantan guru SMN I Sabang ini (Jalaluddin Zky).




