Alhudri Terus Lakukan Inovasi Pendidikan, Ini MoU dengan BPMA

Senin, 26 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama antara tim MoU Dinas Pendidikan Aceh dan BPMA.

Bersama antara tim MoU Dinas Pendidikan Aceh dan BPMA.

BANDA ACEH, MEDIAACEH.CO.ID –  Dinas Pendidikan Aceh di bawah kepemimpinan Drs. Alhudri, MM terus melakukan inovasi terhadap pendidikan vokasi agar lulusan SMK dapat selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).

Beberapa waktu lalu, Dinas Pendidikan Aceh menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) terkait Peningkatan Mutu Pendidikan Khusus Dalam Bidang Industri Minyak dan Gas (Migas).

Kerjasama ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM dan Kepala BPMA, Ir. Teuku Mohamad Faisal di Ruang Rapat SMKN 3 Banda Aceh.

Alhudri mengatakan, penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Aceh dengan BPMA ini dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan bidang industri minyak dan gas di sekolah-sekolah vokasi di Aceh dengan membuka jurusan pertambangan dan migas di SMK.

Tujuannya agar lulusan SMK nantinya memiliki ilmu yang mumpuni terkait dengan pertambangan dan migas sehingga selaras dengan kebutuhan dunia industri.

BACA JUGA...  Bank Aceh dan Muhammadiyah Lakukan MoU Penyediaan Layanan Keuangan Perbankan

“Kenapa itu penting, agar ke depan, masa depan anak-anak Aceh lulusan SMK betul-betul bisa menjadi tenaga kerja yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, khususnya pertambangan dan Migas. Untuk itu tentu lembaganya harus kita sediakan,” kata Alhudri.

Alhudri menuturkan, saat ini SMK yang membuka jurusan Migas baru ada SMKN 1 Tanah Luas di Kabupaten Aceh Utara dan SMKN 1 Indra Makmu di Kabupaten Aceh timur. Adapun untuk jurusan pertambangan baru ada di SMKN 4 Meulaboh Kabupaten Aceh Barat.

“Maka dengan MoU ini nantinya BPMA akan mengambil peran, pertama terkait dengan sekolah SMK yang kita perkuat, yang kedua gurunya karena tenaga pendidik kita masih kurang terkait dengan ilmu pertambangan dan gas ini, yang ketiga tentunya nanti anak-anak ini setelah dididik di sekolah mereka bisa melakukan praktek di BPMA,” ujarnya.

BACA JUGA...  Disdik Aceh Laksanakan Survei Kepuasan Masyarakat

Tentu harapan pihaknya agar anak-anak SMK nantinya bisa bekerja di BPMA. “Itu cita-citanya kita. Mohon dukungannya,” harap Alhudri.

Sementara itu, Kepala BPMA Ir. Teuku Mohamad Faisal mengapresiasi Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang menggandeng pihaknya untuk bekerjasama dalam peningkatan mutu pendidikan di bidang industri pertambangan dan migas di Aceh

“Saya mengapresiasi kepala Dinas Pendidikan Aceh atas MoU yang hari ini bisa kita tandatangani bersama,” katanya.

Menurut Mohammad Faisal, tujuan dari kerjasama ini adalah bagaimana agar para pelajar SMK yang sedang belajar di sekolah ini mendapat pendidikan yang cukup terhadap pendidikan vokasi di bidang pertambangan dan migas, serta bagaimana output para pelajar nantinya setelah mereka lulus sekolah.

BACA JUGA...  Sempat Vakum, Akhirnya Bandara Udara Teuku Cut Ali Dibuka Kembali

Oleh karena itu katanya, kerjasama ini dunia industri dan pendidikan ini harus disinergikan dan dan manfaatkan.

“Maka salah satu harapan dari pada Pak Kadis tadi adalah memberi pelajaran dan praktik yang langsung berhubungan dengan pertambangan dan Migas, makanya nanti pegawai-pegawai kami saat masuk ke kelas harus memberikan motivasi dan pengalaman-pengalaman mereka tentang migas kepada anak-anak yang duduk di SMK baik dari kelas 1 sampai kelas 3. Karena ini akan jauh berbeda antara mereka yang hanya belajar di buku dengan yang langsung di lapangan,” katanya.

Hal tersebut ditegaskan kembali oleh jajaran Humas Dinas Pendidikan Aceh, saat wartawan media ini melakukan konfirmasi ulang atas kerjasama sekolah dan pendidikan vokasi di seluruh Aceh. Banda Aceh, 26 September 2022. (AM).

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Ketua PSI Persiber Indonesia Audiensi dengan Kadis Pendidikan Aceh

Berita Terbaru