Terkait Gedung Baru FKIP, Rivaldi Desak Rektorat Berikan Penjelasan 

Selasa, 17 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Simp Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK), Rivaldi.

Ketua Simp Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK), Rivaldi.

BANDA ACEH | MA Ketua Simp Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK), Rivaldi, dengan tegas mempertanyakan sikap diam pihak rektorat terkait ketidakjelasan penggunaan gedung baru FKIP.

Isu ini semakin memanas di kalangan mahasiswa menyusul laporan ke Polda Aceh terhadap Rektor USK, Prof. Marwan, bersama tiga orang lainnya oleh Direktur CV Jurongme Company atas dugaan pelanggaran dalam proyek pembangunan Gedung FKIP Tahap II senilai Rp64 miliar.

BACA JUGA...  DPD Forkab Banda Aceh Desak Kepolisian Tuntaskan Proses Hukum Munirwan

“Saya mendesak rektorat untuk memberikan penjelasan transparan kepada publik, khususnya mahasiswa, terkait isu yang sedang ramai diperbincangkan ini,” tegas Rivaldi kepada awak media, Selasa (17/6/2025).

Ketidakpastian ini memicu keresahan dan spekulasi di kalangan mahasiswa FKIP. Gedung baru yang tampak megah dan telah selesai secara fisik masih belum dapat digunakan untuk kegiatan perkuliahan. “Setiap hari kami melihat gedung itu berdiri kokoh, tapi kami masih belajar di ruang kelas lama yang sempit dan kurang layak. Ini sungguh ironis,” keluh Rivaldi.

BACA JUGA...  Pilih Kasih, Ratusan Warga Pijay Kecewa Tak Kebagian Uang Meugang

Rivaldi menambahkan, mahasiswa FKIP telah lama menantikan kepastian penggunaan gedung baru tersebut. “Kami, terutama mahasiswa yang masih belajar di luar lingkar kampus, terus diberi janji kosong soal pemindahan aktivitas perkuliahan ke kampus utama di Darussalam. Kami butuh kejelasan nyata, bukan sekadar harapan,” ujarnya.

Berita Terkait

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan
HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers
Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 
Masjid : Butuh Uluran Tangan Dermawan
SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa
Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:56 WIB

HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Masjid : Butuh Uluran Tangan Dermawan

Berita Terbaru

KESEHATAN

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB