Tenaga Kerja Aceh ‘Lurus’ tak ‘Lurus’ di Medco EP Malaka
BANDA ACEH (MA) – Perusahaan pertambangan Minyak dan Gas, Medco Eksplorasi dan Produksi (EP) Malaka, wilayah hukum kerja di Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Menyisakan banyak nokhtah terkait tenaga kerja lokal.
General Manager Medco EP Malaka, Iwan Sutrisno kepada media beberapa waktu lalu berstatemen, kalau tenaga kerja yang direkrut perusahaan 80 persen tenaga lokal [orang Aceh].
Itu kata Iwan, faktanya tak berbanding lurus, malah Akademisi Unaya Aceh yang juga Pengamat Pemerintah dan Sosial. Usman Lamreung meragukan komitmen Medco EP Malaka.
Jika seperti itu, apa yang terjadi dengan Manajemen Medco EP Malaka?. Keraguan Usman memunculkan ‘stikma’ kalau perusahaan minyak itu belum sepenuhnya menjalankan seperti yang diinginkan masyarakat di Aceh Timur dan khususnya di area wilayah kerja mereka.
Perdebatan keduanya belum memunculkan titik temu, mereka [Usman Lamreung dan Iwan Sutrisno] saling melontar dan mengklaim fakta-fakta, menurut kedua mereka benar.
Medco EP Malaka mengklaim rekruitmen tenaga kerja lokal sudah mencapai 80 persen, bahkan hampir mendekati 90 persen. Kata Iwan Sutrisno dalam satu press conferece dengan berbagai elemen di Pendopo Park, Banda Aceh, 22 Agustus 2022 lalu.





