Tenaga Kerja Aceh ‘Lurus’ tak ‘Lurus’ di Medco EP Malaka

Kamis, 25 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kerja Aceh ‘Lurus’ tak ‘Lurus’ di Medco EP Malaka

BANDA ACEH (MA) – Perusahaan pertambangan Minyak dan Gas, Medco Eksplorasi dan Produksi (EP) Malaka, wilayah hukum kerja di Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Menyisakan banyak nokhtah terkait tenaga kerja lokal.

General Manager Medco EP Malaka, Iwan Sutrisno kepada media beberapa waktu lalu berstatemen, kalau tenaga kerja yang direkrut perusahaan 80 persen tenaga lokal [orang Aceh].

BACA JUGA...  39 Kg Ganja Hasil Tangkapan Dimusnahkan di Mapolresta Banda Aceh

Itu kata Iwan, faktanya tak berbanding lurus, malah Akademisi Unaya Aceh yang juga Pengamat Pemerintah dan Sosial. Usman Lamreung meragukan komitmen Medco EP Malaka.

Jika seperti itu, apa yang terjadi dengan Manajemen Medco EP Malaka?. Keraguan Usman memunculkan ‘stikma’ kalau perusahaan minyak itu belum sepenuhnya menjalankan seperti yang diinginkan masyarakat di Aceh Timur dan khususnya di area wilayah kerja mereka.

BACA JUGA...  DPRK Tetapkan Rancangan Qanun Pajak dan Retribusi Daerah

Perdebatan keduanya belum memunculkan titik temu, mereka [Usman Lamreung dan Iwan Sutrisno] saling melontar dan mengklaim fakta-fakta, menurut kedua mereka benar.

Medco EP Malaka mengklaim rekruitmen tenaga kerja lokal sudah mencapai 80 persen, bahkan hampir mendekati 90 persen. Kata Iwan Sutrisno dalam satu press conferece dengan berbagai elemen di Pendopo Park, Banda Aceh, 22 Agustus 2022 lalu.

BACA JUGA...  Tersandung Kasus Korupsi, Kepala Balai ULP Aceh Untung Yasril Diminta Mundur dari Jabatan

Berita Terkait

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO
Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Firmandez dan Humam Hamid Bangun Saudagar Aceh di Gayo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB