ACEH BESAR (MA) – Dalam bursa pencalonan Bupati Aceh Besar periode 2024-2029, pasangan H. Musannif S.E., S.H. dan Teungku Muharram Idris, yang lebih dikenal sebagai Syekh Muharram, telah menarik perhatian publik.
Kombinasi keduanya diyakini mampu menghadirkan kepemimpinan yang kuat dan berpengaruh, sesuai dengan rekam jejak dan pengaruh masing-masing di wilayah Aceh Besar.
Warga Aceh Besar menyambut baik pencalonan H. Musannif, yang dikenal sebagai cucu ulama kharismatik Abu H. Hasan Krueng Kalee.
H. Musannif telah menunjukkan dedikasinya melalui peningkatan signifikan kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dari 1 menjadi 6 kursi.
“Kami melihat H. Musannif sebagai sosok yang mampu membawa perubahan. Dia tidak hanya memiliki latar belakang keluarga yang kuat, tetapi juga visi yang jelas untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Muhammad, seorang warga Kota Jantho. Jum’at (24/05/2024).
Sementara itu, Syekh Muharram, mantan Panglima Muda Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Aceh Rayeuk, tetap menjadi figur yang sangat dihormati.
Pengaruhnya yang kuat di kecamatan-kecamatan seperti Peukan Bada, Lhoknga, dan Lhoong membuatnya mendapatkan dukungan luas meskipun maju sebagai calon independen.




