“Syekh Muharram memiliki karisma yang luar biasa. Kami yakin dia bisa menjadi pemimpin yang mendengarkan dan memahami kebutuhan rakyat,” kata Fauzi, seorang warga Peukan Bada.
Menggabungkan kekuatan H. Musannif dan Syekh Muharram dianggap sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinergi dalam peta politik Aceh Besar.
Lawan politik mereka, termasuk Partai Aceh (PA) yang mengusung Mukhlis Basyah, serta calon dari Partai Amanat Nasional (PAN), dianggap tangguh.
Namun, banyak warga percaya bahwa kombinasi H Musannif dan Syekh Muharram dengan fokus pada sektor ekonomi, pembangunan, serta isu-isu penting seperti MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintah Aceh, dapat memberikan keseimbangan antara kebijakan strategis dan dukungan akar rumput.
Masyarakat Aceh Besar menaruh harapan besar pada pasangan ini.
Mereka berharap duet H. Musannif dan Syekh Muharram dapat menjawab aspirasi rakyat dan membawa perubahan nyata.
“Kami berharap pasangan ini bisa membawa Aceh Besar menuju masa depan yang lebih baik. Doa dan dukungan kami menyertai mereka,” ucap Siti, seorang ibu rumah tangga di Montasik.
Keberhasilan pasangan ini akan sangat bergantung pada strategi kampanye yang efektif dan kemampuan mereka untuk menyatukan visi serta misi yang jelas.




