“Kita akui ada beberapa kader yang tidak sejalan dengan keputusan partai, dalam hal ini kami serahkan kepada DPD untuk diberi sanksi sesuai dengan AD/ART partai. Ratusan kader Gerindra yang disebut-sebut mendukung pasangan MBS itu juga sangat berlebihan dan tidak masuk akal, tidak sesuai fakta. Selain itu mereka tidak punya wewenang dan legalitas sama sekali untuk mengambil kebijakan tertentu dengan mengatas namakan partai,” Sebutnya.
JANTHO | mediaaceh.co.id – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Aceh Besar. Ustadz Haji Azwar Muhammad tegaskan; tidak ada dualisme dalam tubuh Partai Gerindra terhadap dukungan pada pasangan Calon tertentu.
Gerindra adalah partai komando, setiap keputusan partai untuk mendukung pasangan tertentu tidak ada ruang untuk diperdebatkan.
Demikian penegasan Ustadz Azwar seperti dilansir mediaaceh.co.id. Selasa, 24 September 2024 di Banda Aceh. Artinya; jika ada yang mengaku kader kemudian mengatas namakan partai, itu sangat konyol.
“Sekarang apa coba, legalitas mereka mengatas namakan partai, dasarnya apa? Dan setelah kami berkonsultasi dengan pimpinan DPD Gerindra Aceh, Dek Fhad (cawagub) beliau dengan tegas mengatakan agar setiap kader harus patuh terhadap keputusan dan kebijakan partai, harus tegak lurus,” Tegas Azwar
Halaman : 1 2 Selanjutnya















