Status Aceh Tamiang Zona Oranye

  • Bagikan

example banner

 33 total views,  1 views today

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (MA) – Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Terhitung, 4 November 2020 lalu sudah dalam status Zona Orange (Oranye), sebab Kabupaten di ujung Timur Aceh itu, mampu melakukan tingkat pelayanan kesembuhan terhadap pasien Covid19 mencapai 75 persen.

Saat ini dari 235 angka yang sembuh terkonfirmasi positif covid19, bertambah 14 orang lagi yang sembuh hingga angka pencapaian kesembuhan di Aceh Tamiang menjadi 249 orang.

Demikian tegas Ketua Tim Data dan Informasi Satgas Covid, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kamis, 12 November 2020 di Kualasimpang, pada mediaaceh.co.id.

Devi merincikan perkembangan data terbaru jumlah masyarakat Aceh Tamiang Terkonfirmasi Positif Covid-19 sebagai berikut : Suspek atau yang dulunya disebut Orang Dalam Pemantauan (ODP) nihil, Probable atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat nihil , Probable meninggal dua orang , total warga Aceh Tamiang yang telah Terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 300 orang dengan rincian 249 orang dinyatakan sembuh dan 46 orang masih Terkonfirmasi Positif Covid-19, sementara 12 orang lainnya meninggal.

Devi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mematuhi Peraturan Bupati Aceh Tamiang nomor 30 Tahun 2020 tentang peningkatan penanganan COVID-19 dan instruksi Bupati Aceh Tamiang Nomor 5245 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Selama Pandemi COVID-19.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M) dan meningkatkan imunitas tubuh, agar penyebaran COVID-19 ini cepat segera berakhir,” harapnya.

Kini kabupaten Aceh Tamiang, terhitung sejak 04 November 2020 lalu Tamiang sudah masuk dalam zona orange. Perubahan status tersebut, membuat kelegaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, terutama Satgas Penanganan Covid-19.

Bagaimana tidak, perubahan predikat menjadi zona orange menjadi tolak ukur kinerja seluruh unsur dalam Tim Satgas Penanganan Covid-19 yang berarti upaya-upaya yang telah dilakukan dalam memutus mata rantai Covid-19 membuahkan hasil.

Meski sudah zona orange, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus menghimbau agar masyarakat jangan lengah, karena jika tidak patuh terhadap Protokol Kesehatan, penularan Covid-19 bisa kembali melonjak tajam dan tidak menutup kemungkinan Aceh Tamiang kembali pada pedikat zona merah.

Indikator Zona Orange yang disandang Aceh Tamiang, disamping turunnya angka penambahan kasus terkonfirmasi positif, unsur lainnya yang tak kalah penting didasarkan dengan angka kesembuhan pasien Covid-19 yang tinggi, pada awal November ini. (*)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *